oleh

Ekonomi RI Jungkir-Balik, Indef: Angka Pengangguran Bisa Naik

indonesiakita.co – Peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (Indef) yakni, Bhima Yudhistira mengungkapkan, kondisi saat ini telah membuat banyak pekerja informal kehilangan pekerjaan. Hal itu memicu turunnya konsumsi domestik karena menurunnya daya beli masyarakat.

Ia menjelaskan, bahwa pemberian bantuan langsung tunai (cash transfer) akan membuat daya beli masyarakat tetap tinggi. Selain itu, bantuan langsung tunai seharusnya bisa diberikan  per kepala, dan bukan per kepala keluarga, karena pendapatan yang hilang selama tidak bekerja harus segera diganti.

Menurutnya, jika hal ini tidak segera diantisipasi, maka dampaknya akan lebih luas. Turunnya konsumsi domestik akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi.

Bhima menjelaskan, mengacu pada data 2019, setiap 1% pertumbuhan ekonomi menyerap 498 ribu tenaga kerja baru. Di tahun lalu pertumbuhan ekonomi 5,02% dan penduduk bekerja 2,5 juta orang. Dengan asumsi yang sama, maka pertumbuhan ekonomi 0% akan membuat serapan tenaga kerja bisa berkurang 2,5 juta orang. “Hal itu membuat angka pengangguran bisa naik dari 5,28% menjadi 7,1%,” jelasnya, hari ini di Jakarta.

Sebagai informasi, sebagai contoh di Bali, dimana per Agustus 2019 ada 318.711 orang pekerja di sektor hotel dan restoran. Sementara di Lombok ada 101.000 orang. Total pekerja hotel dan restoran di Bali-Lombok mencapai 420 ribu orang. Upah minimum provinsi (UMP) Bali dan Lombok rata-rata Rp2,5 juta.

“Kalau asumsi 80% dari UMP jadi Rp2 juta. Itu nanggung semua 420 ribu orang, jadinya Rp840 miliar. Ditanggung bersama APBN (dana transfer daerah) dan APBD kan cukup,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan langsung tunai tidak hanya menyelamatkan sektor manufaktur, tapi juga akan menyelamatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan angka pengangguran. “Untuk pelaku industri sendiri, dibutuhkan insentif berupa diskon listrik dan internet gratis untuk hotel dan restoran agar tetap bisa bertahan di tengah kondisi yang sulit ini,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed