oleh

Presiden, Menteri dan Parlemen Turki Sumbang Rakyat untuk Penanganan Corona, Pemerintah RI??

indonesiakita.co – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memastikan akan menyumbag gajinya selama tujuh bulan untuk membantu penduduk yang terkena wabah virus corona atau Covid-19. Hal ini ia lakukan guna mengajak para pejabat negara ikut menyumbangkan gajinya untuk masyarakat yang langsung terkenda dampak ekonomi.

“Saya meluncurkan kampanye ini dengan menyumbangkan tujuh bulan gaji,” kata Erdogan, seperti dikutip kantor berita Anadolu Agency, dikutip CNN, hari ini.

Sementara itu, anggota kabinet dan parlemen Turki sudah menyumbangkan uang untuk penanganan virus corona sebesar US$791 ribu, atau sekitar 12.9 miliar.

Diketahui, pada pekan lalu Erdogan memutuskan menerapkan larangan bepergian di dalam kota, membatalkan seluruh penerbangan internasional serta menutup ruang publik di akhir pekan. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada 9.271 kasus virus corona di Turki, dengan 131 orang meninggal.

Selain itu, data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus virus corona di Turki mencapai 10.827. Dari jumlah tersebut terdapat 168 orang meninggal, dan 162 orang sembuh.

Apa yang dilakukan oleh Erdogan tampaknya bertolak belakang dengan yang terjadi di Indonesia. Pemerintah justru membebani rakyat dengan meminta sumbangan sukarela dengan membuka dua rekening. Dimana, hasil sumbangan tersebut diketahui sebesar Rp 18 miliar per hari ini.

Namun ironisnya, sebelumnya pemerintah justru memberikan kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarkat, salah satu kebijakan yang dilakukan adalah kenaikan pajak, serta Omnibus Law yang dianggap dapat merugikan banyak sektor, termasuk salah satunya adalah kaum buruh. (Fel)

Komentar

News Feed