oleh

Jokowi Ikuti ‘Tiga Arahan’ Rizal Ramli Atasi Dampak Corona Terhadap Perekonomian RI

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli memang kerap dikenal sosok yang sering memberikan kritik kepada setiap pemerintahan di Indonesia. Hal itu ia lakukan jika kebijakan dalam sebuah pemerintahan tentunya dinilai tak berpihak kepada rakyat.

Beberapa kali Rizal mengkritik langkah pemerintahan Jokowi yang lambat dalam mengantisipasi penyebaran virus corona, ataupun Covid-19. Ia juga mengkritik kebijakan ekonomi yang menurutnya akan mempersulit perekonomian RI, serta sejumlah kebijakan lainnya seperti hentikan proyek pemindahan ibu kota dan proyek infrastruktur.

Bukan tanpa sebab Rizal menyampaikan hal ini, karena menurutnya, pemerintah seharusnya lebih fokus terhadap penanganan virus corona yang menelan korban jiwa.

Namun demikian, bukan hanya sekedar kritik yang disampaikan Rizal. Melainkan solusi agar bagaimana sebuah pemerintahan bisa berjalan dengan baik, dan masyarkat dapat memiliki kehidupan yang lebih baik lagi tentunya.

Menanggapi hal ini analis politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang pada akhirnya mau mengikuti sebagian saran ekonom senior tersebut.

Jerry menilai, apa yang dilakukan oleh Jokowi mirip dengan apa yang disampaikan Rizal Ramli, terutama dalam hal realokasi anggaran pemerintahan untuk ketiga sektor kesehatan, pangan, dan daya beli dalam mengatasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia.

“Pertama, untuk mengalokasikan (realokasi) anggaran di sektor kesehatan. Tiga hari setelah Rizal Ramli bicara di TV, Presiden Jokowi akhirnya pada 20 Maret 2020 menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No 20 tahun 2020. Inpres tersebut adalah tentang “Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona” yang ditujukan untuk seluruh kementerian-lembaga dan Pemda,” kata Jerry Massie, hari ini di Jakarta.

Sementara itu yang kedua menurutnya, terkait sektor pangan, dimana sehari setelah acara ILC yang hadirkan Rizal Ramli, Jokowi pada 18 Maret 2020 langsung blusukan ke Gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan utamanya beras dan meminta Dirut Bulog segera lakukan operasi pasar.

“Ketiga, untuk daya beli masyarakat miskin. Pada 22 Maret 2020, empat hari setelah Rizal Ramli bicara, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman akhirnya menyatakan, pemerintah akan menjamin perekonomian masyarakat yang terdampak wabah Covid-19,” ungkap Jerry.

Menurutnya, fakta bahwa kebijakan Jokowi dalam menangani dampak dari virus corona terhadap perekonomian Indonesia yang terlihat mirip dengan usulan Rizal Ramli.

Namun, Jerry juga mempertanyakan kinerja para menteri di bidang ekonomi dalam memberi kontribusi mengatasi persoalan ekonomi yang sangat serius. “Kalau memang diam-diam Jokowi ikuti arahan Rizal Ramli, selama ini para menteri ekonomi itu kerjanya apa?,” tanya Jerry.

Selain itu, Jerry berpendapat di tengah perekonomian yang sedang dirundung masalah, Jokowi sebenarnya sangat merindukan sosok Rizal Ramli yang memiliki banyak terobosan dalam melewati badai perekonomian yang sedang mengguncang negeri ini.

“Bukan saja dampak ekonomi dari virus corona, economic crisis, rupiah terpuruk-pun RR bisa membantu lewat point of view sudut pandang pemikirannya. Saya percaya Jokowi merindukan sosok pemikir seperti RR. Sebab, RR ekonom nomor satu Indonesia yang all around mulai dari financial, operational managment, macroeconomics and microeconomics,”  tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed