oleh

Rupiah Nyaris Rp 17.000 Per Dolar AS!

indonesiakita.co – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami penurunan. Bahkan, hari ini mata uang Garuda nyaris berada di posisi Rp 17.000 ribu per Dolar AS.

Mengutip laman resmi beberapa bank, Senin (23/3/2020), BRI menjual dolar AS dengan harga Rp 16.835 pada pukul 09.06 WIB. Kemudian, dolar AS akan dibeli dengan harga Rp 16.265.

Bank pelat merah lain yakni Bank Mandiri masih menjual dolar AS Rp 16.200. Kemudian, dolar AS dibeli dengan harga Rp 15.900.

Sementara itu, dari perdagangan pasar spot pukul 12.00 WIB Senin (23/3). Dimana rupiah melemah hingga 3,70 persen dibandingkan nilai pada perdagangan Jumat sore (20/3) dan anjlok 19,36 persen sejak awal tahun.

Menanggapi hal ini, kepala riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai pelemahan drastis rupiah yang terjadi siang ini diakibatkan tingginya tingkat volatilitas pergerakan rupiah akibat virus corona (covid-19). “Ini karena volatilitas pergerakan rupiah cukup besar, sehingga pergerakan pelemahan pun besar dan sebaliknya kalau menguat pun bisa besar,” ujarnya, hari ini di Jakarta.

Ia menjelaskan, bahwa kemungkinan rupiah dapat lebih tertekan lagi hari ini mengikuti sentimen negatif yang membayangi pergerakan aset berisiko pagi ini seperti indeks saham futures AS, indeks saham Australia, Nikkei dan Kospi yang bergerak negatif serta sebagian mata yang Asia yang melemah terhadap dollar AS.

Ariston memprediksi rupiah dapat jatuh ke level mendekati Rp17 ribu per dolar AS hari ini. “Potensi pelemahan masih terbuka, resisten di kisaran Rp16.850 per dolar AS, level tertinggi sejak Juni 1998,” tutupnya.

Sebagai informasi, tak hanya rupiah saja yang mengalami pelemahan, namun mayoritas mata uang negara kawasan Asia juga turut melemah di waktu perdagangan yang sama, seperti won Korea yang melemah 2,64 persen, ringgit Malaysia 1,16 persen, dan dolar Singapura 0,52 persen. (Fel)

Komentar

News Feed