oleh

Polri Dalami 229 Laporan Masyarakat Terkait Mafia Bola

indonesiakita.co – PIhak Kepolisian mengaku telah menerima setidaknya 229 laporan masyarkaat perihal dugaan mafia dalam dunia sepakbola di Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, dari 229 laporan itu, yang layak dijadikan bahan informasi, klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi ada 48 laporan.

“Data ini dari masyarakat, masyarakat laporkan ke Satgas. Untuk pemain yang aneh, pemain yang seharusnya nendang dan gol tapi tidak gol, pemain yang gol bunuh diri, nah itu akan didalami. Akan ditindaklanjuti setelah dilaksanakan assesment dan analisa tentang laporan-laporan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa segala informasi yang disampaikan masyarakat kepada Satgas Antimafia Pengaturan Skor berbasiskan data dan bukti. “Kami selalu mengharapkan (laporan) berbasis data, jangan hanya katanya, infonya. Nanti Satgas mengalami kesulitan menganalisa. Kalau berbasis data, itu dikembangkan oleh Satgas,” tegasnya.

Adapun saat ini, Polri sedang meminta sejumlah data dari Sekjen PSSI, Ratu Tisha terakait kasus sepakbola di Indonesia. Sebalumnya, Satgas Antimafia Pengaturan Skor telah menjerat empat tersangka, yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar, dan Dwi Irianto alias Mbah Putih. (Leoman)

Komentar

News Feed