oleh

Ironis, Anak Buah Dicokok KPK, Menteri PUPR Tebar Janji Infrastruktur untuk Rakyat

indonesiakita.co – Ironis, bagaimana caranya meyakinkan masyarkat sementara anakbuah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terjerat kasus korupsi dan tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Basuki menegaskan, bahwa infrastruktur dan program irigasi merupakan prioritas bagi pemerintah untuk masyarkat.

“Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi. Jadi akan tetap menjadi program prioritas termasuk perbaikan irigasi kecil melalui program Padat Karya Tunai agar dana yang bergulir di desa lebih banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa kebutuhan perumahan di Indonesia, masih tinggi sehingga untuk memenuhinya tidak dapat hanya melalui dana APBN, namun juga kerja sama dengan perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah.

Adapun Kementerian PUPR menurutnya membangun rumah MBR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, dan rumah swadaya atau BSPS bagi MBR. “Setiap tahunnya Kementerian PUPR memperbaiki sekitar 160.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2019 diprogramkan untuk perbaikan sebanyak 200.000 unit RTLH yang ada di seluruh Indo nesia,” tambahnya.

Basuki menambahkan, pihaknya telah meresmikan 40 unit Rumah Khusus (Rusus) Desa Pucungrejo dan 3.813 unit rumah yang mendapatkan bantuan dana Program BSPS di Kabupaten Magelang. Rusus Desa Pucungrejo dibangun di atas lahan seluas 3.800 hektare dengan ukuran rumah tipe 28.

Melalui program BSPS, masyarakat menerima bantuan uang sebesar Rp15 juta untuk memperbaiki rumahnya. Penerima bantuan BSPS di Kabupaten Magelang tersebar di 21 desa antara lain Desa Grabag sebanyak 480 unit, Desa Muntilan sebanyak 140 unit, Desa Tempuran sebanyak 120 unit, Desa Ngablak sebanyak 240 unit, Desa Kaliangkrik sebanyak 160 unit, Desa Pakis sebanyak 230 unit, Desa Dukun sebanyak 268 unit, Desa Merto yudan sebanyak 180 unit, Desa Secang sebanyak 405 unit. (Fel)

Komentar

News Feed