oleh

Jalani Sidang Putusan Hari Ini, Berapa Lama Vonis Hakim untuk Zumi Zola?

indonesiakita.co – Terdakwa Gubernur Jambi, Zumi Zola, hari ini akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Adapun sidang tersebut terkait dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Jambi. Sebagaimana diketahui, Zumi Zola dituntut oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pidana delapan tahun penjara, serta membayar denda sebesar Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan.

Bahkan politisi PAN ini juga dicabut hak politiknya selama lima tahun kedepan setelah rampung menjalani pidana pokoknya. Zumi terancam tidak akan mendapatkan status justice collaborator karena tim jaksa menolaknya sebagai pihak yang bisa diajak bekerja sama.

Selain itu, jaksa meyakini bahwa Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp44 miliar dan satu unit mobil Alphard. Gratifikasi tersebut berasal dari Afif Firmansyah Rp34,6 miliar, Asrul Pandapotan Rp2,7 miliar dan Arfan Rp3 miliar, USD30 ribu, serta SGD100 ribu.

Adapun menurut jaksa, gratifikasi itu digunakan Zumi Zola untuk melunasi utang-utangnya saat kampanye sebagai calon Gubernur Jambi. Zumi Zola juga dinilai telah mengalirkan uang tersebut untuk keperluan adiknya, Zumi Laza yang akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi.

Tak hanya itu, jaksa juga kemudian menyatakan bahwa Zumi Zola bersalah telah menyuap anggota DPRD Jambi sebesar Rp16,34 miliar. Uang Rp16,34 miliar tersebut diduga untuk memuluskan ketok palu Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Jamni tahun anggaran 2017-2018.

Zumi Zola dinyatakan bersalah melanggar Pasal ‎12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP
Sedangkan untuk perkara suap, Zumi Zola dinilai melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. (Fel)

Komentar

News Feed