oleh

Film Anak Merdeka (The Movie) Sindir Suhu Politik Indonesia

-Showbiz-134 views

indonesiakita.co – Tahun politik tentunya menjadi tahun yang sangat diperhitungkan banyak pihak, terlebih maraknya sejumlah peristiwa yang terjadi pada masa kampanye Pilpres 2019 mendatang. Banyak cara tentunya diciptakan guna membuat suasana persaingan antara dua kubu yakni Jokowi dan Prabowo tidak memanas.

Analis sosial Universitas Bung Karno, Muda Saleh menyatakan, generasi muda harus membuat suatu hal yang fresh agar dapat menjadi sebuah kelompok yang tidak terpengaruh atas adanya kondisi politik seperti yang saat ini terjadi.

“Ya, kebetulan saya ada mampir sebentar di kawasan Pare, Kediri, Jawa Timur. Disana ada ‘Kampung Inggris’ namanya, dan pada saat saya mampir dan singgah, kebetulan teman-teman disana dari seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya, usai menjalani sebuah diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ia mengaku, yak sengaja membuat sebuah film pendek berjudul ‘Anak Merdeka (The Movie)’ yang menggambarkan keaslian perilaku anak-anak di Pare. “Saya singgah di Camp Six namanya, dan perangai-perangainya sangat luar biasa. Saya juga ajak mereka untuk sama-sama meningkatkan semngat jiwa muda, dengan melakukan berbagai hal.Salah satunya mengabadikan makan bersama dan beberapa hal penting disana,” tambahnya.

Adapun film pendek ‘Anak Merdeka (The Movie) menurutnya, merupakan sebuah ritual makan bersama, dikerjakan bersama, dan dinikmati bersama, mirip hanya dengan kemerdekaan. “Asli.. mirip banget dengan membangun, menciptakan sebuah kemerdekaan, yaitu proses bikin makanan, santapan bersama dan kenyang bersama. Jadi saya pikir apa yang mereka lakukan sangat luar biasa dan mereka ini anak-anak bandel yang keren. Liat di Youtube ya?,” ungkapnya.

Muda juga berharap agar generasi muda dapat menentukan sikap terhadap nasib bangsa ke depannya. “Saya juga mengajak mereka untuk sama-sama menjaga budaya agar jauh dari pengaruh suhu politik yang ada. Saya fikir film pendek ‘Anak Merdeka (The Movie) ini murni harta karun bagi saya, karena saya melihat bahwa generasi muda sesungguhnya harus bersatu, tidak terpecah dan dapat menjadi tonggak bagi negara. Biarkan saja yang tua-tua panas-panasan berpolitik, yang muda memberikan kritik dan tetap kritis serta berkarya agar dapat diandalkan,” jelasnya.

Selain itu, Muda juga mengingatkan agar pendukung dua kubu (Jokowi-Prabowo) sama-sama menjaga persaudaraan meski berbeda dukungan. Karena menurutnya hal tersebut adalah dinamika politik di seua negara. “itukan dinamika, jadi jangan sampai pecahlah kita (generasi muda), apalagi sampai jatuh korban, buat apa, yang untung siapa, yang rugi siapa. Mari sama-sama kita jaga kapal ini, jangan saling merusak, karena yang tenggelam nantinya kita-kita juga,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed