oleh

Politisi PDI-P Nico Siahaan Diperiksa KPK

-Headline, News-4.265 views

indonesiakita.co – Politisi PDI-P Nico Siahaan dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Adapun mantan presenter tv ini akan diperiksa sebagai saksi untuk perkara suap kegiatan mutasi, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon dan penerimaan hadiah lain, dengan tersangka Bupati nonaktif Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

“Ya benar, yang bersangkutan (Nico) dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SUN,” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi pagi ini.

Sebelumnya, KPK juga telah menjerat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto, serta mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang rupiah sebesar total Rp385.965.000 dengan rincian Rp116 juta dan Rp269.965.000 dalam pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu rupiah. Selanjutnya, bukti transaksi perbankan berupa slip setoran dan transfer senilai Rp6.425.000.000.

Diketahui, adanya dugaan pemberian oleh Gatot ke Sunjaya melalui ajudan bupati sebesar Rp100 juta terkait ‘fee’ atas mutasi dan pelantikan Gatot sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon.

Selain itu, Sunjaya yang saat itu menjabat bupati juga menerima pemberian lainnya secara tunai dari pejabat-pelabat di lingkungan Pemkab Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi bupati.

Modus yang digunakan adalah pemberian setoran kepada bupati setelah pejabat terkait dilantik. Nilai setoran terkait mutasi ini diduga telah diatur mulai dari jabatan lurah, camat hingga eselon III.

Adapun selain pemberian tunai terkait mutasi jabatan, diduga Sunjaya juga terima ‘fee’ total senilai Rp6.425.000.000 yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan bupati yang digunakan sebagai rekening penampungan terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Cirebon Tahun Anggaran 2018. (Fel)

Komentar

News Feed