oleh

BI Sebut Rupiah Masih Loyo Meski Menunjukkan Tren Positif

-Ekonomi-328 views

indonesiakita.co – Nilai tukar Rupiah hingga saat ini dinilai masih terlalu murah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski belakangan ini nilai tukar Rupiah menunjukkan tren penguatan. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebut otoritas moneter pada 2019 akan tetap mendorong pergerakkan rupiah sesuai harga yang dibentuk oleh mekanisme pasar.

“Alhamdulillah rupiah sudah mulai menguat. Tapi kami masih memandang rupiah sekarang masih undervalued,” ujar Perry Warjiyo, di Jakarta, Selasa (27/11/2018) kemarin.

Namun demikian menurutnya, Bank Sentral tidak akan mengurangi peran intervensi, ketika tekanan kurs semakin kencang. “Kecukupan likuiditas akan kami terus jaga. Kebijakan stabilisasi moneter diperkuat dengan askselarasi pendalaman pasar uang di 2018. Pasar valas kami telah tempuh dengan kebijakan swap (barter) valas yang lebih efisien,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Bloomberg pada Selasa (27/11/2018), Rupiah di pasar spot diperdagangkan pada level Rp14.490 per dolar AS, sedikit menguat bila dibandingkan pembukaan tadi pagi yang sebesar Rp14.495 per dolar AS. (Fel)

Komentar

News Feed