oleh

Ini Kata Menhub Soal Penghentian Proyek Kereta Cepat dan LRT

Pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan LRT dipastikan akan tetap berlanjut sepanjang jalur kilometer 11-17, meski sebelumnya proyek yang dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan PT Adhi Karya ini dihentikan sementara untuk mengurai kamacetan di area tersebut. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, nantinya kedua proyek tersebut akan bergantian untuk pengerjaannya.

“Proyek tersebut tetap jalan dan kita menghargai dari targetnya. Tapi akan diatur, terkait penguraian kemacaten, sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek,” ujarnya hari ini, di Jakarta.

Ia menambahan, bahwa kedua proyek tersebut masih saling berebut pada proses pengerjaannya. ”Jadi, target kita tetap semuanya berjalan, tapi pengaturan bekerjanya aja bergantian,” ungkapnya.

Menurutnya, pengaturan kedua proyek itu, nantinya akan diberikan rekomendasi dari Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
“Saya kemarin sudah rapatkan. insya allah nanti Selasa besok ada rekomendasi dari BPTJ, rekomendasi itu lah yang kita jadikan untuk melakukan pengaturan,” tutupnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhuhungan mengeluarkan aturan baru guna mengurai kemacetan. Pasalnya pada jalan tol tersebut ada pembangunan proyek infrastruktur strategi nasional, yakni Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated), Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan light rail transit (LRT). (Fel)

Komentar

News Feed