oleh

Boediono Diperiksa KPK Soal Kasus Century

indonesiakita.co – Mantan wakil Presiden Boediono kembali diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Bank Century. Ia datang ke Gedung KPK pada pukul 09.35 WIB dengan pengawalan yang cukup ketat.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke-11 tersebut mengaku kedatangannya untuk dimintai keterangan oleh KPK. “Saya datang memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan,” jelasnya singkat.

Ia juga telah menyerahkan sepenuhnya atas kasus tersebut kepada KPK untuk berbagai pertanyaan.” Tanyakan kepada KPK saja ya,” tutupnya singkat.

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pemeriksaan terhadap Boediono adalah perihal meminta keterangan terkait penyelidikan baru kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan ‎Jangka Pendek (FPJP) untuk Bank Century.
“Ada kebutuhan permintaan keterangan terkait kasus Century,” ujarnya, pagi ini.

Sebelumnya, mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Goeltom dan Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso telah dimintai keterangan terlebih dahulu oleh tim penyelidik KPK terkait penyelidikan baru kasus Bank Century.

Miranda mengaku dikorek keterangannya soal pengambilan keputusan dalam FPJP bank Century. Sementara Wimboh tidak irit bicara usai dimintai keterangan oleh tim penyelidik KPK.
KPK sendiri memang sedang membuka penyelidikan baru terkait perkara dugaan korupsi ‎pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century. Penyelidikan baru dimulai dengan merujuk pada putusan Budi Mulya.

Dalam perkara ini, Budi Mulya divonis 10 tahun penjara di tingkat pertama atau Pengadilan Tipikor. Jaksa melakukan upaya hukum lanjutan, yang kemudian hukuman terhadap Budi Mulya diperberat menjadi 15 tahun penjara. (Fel)

Komentar

News Feed