oleh

Ini Kata TKN Jokowi-Maruf Soal Isu Penangkapan Habib Rizieq di Arab Saudi

-Politik-89 views

indonesiakita.co – Anggota Komisi III DPR RI, Abdul Kadir Karding menanggpi isu ditangkapnya Habib Rizieq Shihab (HRS) di Arab Saudi. Adapun informasi yang beredar, bahwa penangkapan tersebut terindikasi adanya bendera tauhid yang berada di kediaman HRS di Arab Saudi.

Kadir, yang juga merupakan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf ini menyatakan ada dua hal yang menyebabkan HRS ditangkap pihak kepolisian setempat.

“Kasus penahanan terhadap Habib Rizieq itu diduga 2 faktor. Faktor pertama adalah karena pengibaran bendera yang bertuliskan la illa ha illallah itu yang sesungguhnya adalah dalam perspektif dan pengertian kerajaan arab itu adalah bendera ISIS. Bendera teroris,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Diketahui memang sebelumnya, bendera serupa memunculkan polemik di dalam negeri. Pembakaran bendera oleh Banser yang meyakini sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diprotes sebagian pihak dan hingga menimbulkan gelombang aksi demonstrasi. Para pendemo menilai yang dibakar Banser bukan bendera organisasi yang sudah dilarang itu, melainkan bendera tauhid.

Karding menambahkan, bahwa reaksi keamanan Arab Saudi saat melihat bendera serupa menempel di rumah HRS membuktikan penolakan terhadap gerakan ekstrimis yang dilambangkan dengan bendera itu sama seperti yang terjadi di Indonesia.

“Itu artinya, di negara Arab saja mereka resisten terhadap bendera yang tertulis seperti itu. Tentu ini menunjukkan bahwa apa yang terjadi di indonesia sama dengan di Arab. Di Arab saja menolak, tentu di negara kita juga seperti itu,” tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menilai ada alasan lain atas penangkapan HRS adalah persoalan izin tinggal yang sudah kedaluwarsa.
“Kedua soal overstayed. Artinya, masa visa beliau sudah habis dan melewati batas waktunya. Karena itu harus diberi sanksi atau harus ditangani pemerintah Arab,” pungkasnya. (Fel)

Komentar

News Feed