oleh

Habib Rizieq Ditangkap di Arab Saudi?

indonesiakita.co – Kementerian Luar Negeri meminta Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Arab Saudi untuk mengecek langsung kabar penangkapan Habib Rizieq Shihab (HRS) . Adapun informasi penangkapan petinggi Front Pembela Islam (FPI) ini beriringan dengan beredarnya foto dan isu lain.

Mengutip pegiat Media Sosial Dede Budhyarto menulis di akun Twitternya yang sudah terverifikasi, bahwa HRS ditangkap karena memasang bendera tulisan tauhid di rumahnya.
“Diperiksanya Rizieq Shihab oleh kepolisian Arab Saudi karena diduga memasang bendera Tauhid di kediamannya, telah membungkan tukang demo,” tulisnya, pad akun Twitter.

Hal yang sama dengan akun Politisi PSI Muhamad Guntur Romli yang menulis bahwa HRS diperiksa karena memasang bendera tauhid di rumahnya. Menanggapi hal ini, Pengacara HRS Sugito Atmo Pawiro mengatakan pihaknya belum mendapat kepastian terkait kabar kliennya ditangkap di Arab Saudi. “Belum tahu juga itu memang benar ada (bendera) atau ada orang lain yang memasang terus difoto, belum clear semua lah,” ujarnya.

Ia sendiri hingga kini belum berkomunikasi dengan Habib Rizieq Shihab. “sudah lama sekali, selama ini jarang komunikasi dengan beliau,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar RI Agus Maftuh Abegebriel memastikan Habib Rizieq Shihab termasuk warga Indonesia yang overstayer. Alasan masa berlaku visa Habib Rizieq Shihab yang habis, menjadi indikasi kuat ditangkapnya pimpinan FPI tersebut.

Meski begitu, Sugito memastikan bahwa Habib Rizieq Shihab tak bermasalah dengan habisnya masa berlaku visa. Sugito mengatakan, bila memang masa berlaku visa Habib Rizieq Shihab disoal oleh Pemerintah Arab Saudi mestinya sudah ada proses yang berjalan.
“visa itu kan setelah berakhir dipulangkan deprotasi, tapi sampai saat ini kan setelah habis ga masalh secara hukum, kecuali dipermaslaahkan, biasnya diproses hukum,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed