oleh

Bupati Neneng Hasanah Kembali Diperiksa KPK

-News-52 views

indonesiakita.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Bekasi Neneng Hasanag Yasin yang telah ditetapkan sebagai tersanga, sekaligus non aktif. Adapun pemeriksaannya masih terkait kasus suap proyek Meikarta.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan Neneng hari ini sebagai sakasi atas Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin. “Ya, beliau (Neneng) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka J (Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin),” ujarnya, hari ini di Gedung KPK.

Febri menjelaskan, Jamaludin juga akan diperiksa sebagai saksi untuk Neneng Hasanah Yasin. Adapun Tim penyidik lembaga antikorupsi itu juga menjadwalkan pemeriksaan Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kuswaya.

Neneng juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, KPK tengah gencar menelusuri sumber uang suap Meikarta yang diduga berasal dari Lippo Group.

Diketahui, pejabat Lippo Group yang telah masuk ruang penyidikan untuk dimintai keterangan terkait adalah Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro; CEO Lippo Group, James Riady; dan mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk., Toto Bartholomeus.

Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk., Ketut Budi Wijaya; Corporate Affairs Siloam Hospital Group, Josep Christoper Mailool, Direktur Keuangan PT Lippo Cikarang Tbk, Soni dan Direktur Keuangan PT Lippo Karawaci Tbk, Richard Setiadi juga menjadi terperiksa.

Sebagai informasi, Direktur Keuangan PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU), Hartono diperiksa penyidik. Melalui Hartono, penyidik lebih banyak mengonfirmasi asal uang hingga proses penyuapan.

Febri menambahkan, pemeriksaan petinggi Lippo Group penting dilakukan demi mengungkap peran korporasi. Di sisi lain, Febri meminta semua pihak bersabar dan memberi waktu penyidik membongkar peran korporasi. “Penyidik KPK sudah punya sense yang baik tentang pidana korporasi jadi sabar dulu ya,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed