oleh

Aplikasi ‘TrueCaller’ Bongkar Nama Polisi di Group WA Anak STM, Polri Irit Bicara

-News-10.615 views

indonesiakita.co – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo angkat bicara terkait adanya isu viral soal anggota kepolisian yang ada dalam sebuah group WhatsApp pelajat STM. Dimana dalam percapakan, anggota polisi tersebut meminta uang sebagai imbalan telah mengikuti unjuk rasa.

Diketahui, isu ini ramai dibicarakan di sosial media, karena ada salah seorang yang membongkar nama tersebut melalui nomor telpon yang terdapat dari group WhatsAppa tersebut. Setelah diketahui, akhirnya nomor tersebut dimiliki oleh anggota polisi.

“Jadi kita paham betul apa yang ada di media sosial itu. Karena sebagian besar adalah anonymous, narasi-narasi yang dibangun adalah narasi propaganda, tentunya dari Direktorat Cyber Bareskrim sudah memprofiling,” ujarnya, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, hari ini.

Sebagai informasi, dalam percakapan tersebut, sebuah nomor meminta info kepada rekan-rekannya di dalan group untuk dimana bisa maendapatkan uang, setelah berada di lokasi. Selain itu, uang tersebut juga untuk minum dan transportasi pulang ke rumah.

Setelah diselidiki melalui program ‘truecaller’ nomor tersebut berasal dari nama Bripka Raski. Prov Mabes. Selain itu, ada juga nama lain yakni James Xander, Opis Lewol, dan Briptu Renaldo.

Namun demikian, Deddi mengatakan, bahwa narasi yang digunakan bersifat provokatif untuk membuat kegaduhan di masyarakat. “Belum bisa dipastikan, kalau itu anggota polisi pun kan belum bisa dipastikan betul anggota atau bukan, dan narasinya saya belum baca, ada unsur perbuatan pidananya nggak,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed