oleh

Gubernur Papua Minta Maaf Soal Kerusuhan di Wamena

-News-93 views

indonesiakita.co – Kerusuhan yang terjadi di Wamena pada 23 September 2019 lalu masih menyita perhatian publik. Terkait hal tersebut, Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta maaf kepada seluruh rakyat di Tanah Air.

“Saudara-saudara ku masyarakat dari suku bangsa Minangkau, Makasar, Bugis, Toraja, Minahasa, Jawa, Madura, Sunda, Maluku dan Nusatenggara dan suku bangsa Indonesia lainnya dimanapun saudara berada di seluruh Indonesia. Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan permohonan maaf dan rasa belangsungkawa sebesar-besarnya bagi msayarakat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena,” ujarnya, dikutip dari keterangan persnya, hari ini.

Ia mengatakan, bahwa pemerintah daerah, TNI dan Poldi menjamin keamanan dan kenyamanan warga dimana saja mereka berada termasuk di Wamena.
“Pemerintah daerah siap melakukan rekontruksi dan rehabilisasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko dan kios masyarakat yang rusak dan terbakar,” tambahnya.

Lukas juga meminta kepada pemerintah agar segera mengevakuasi korban kerusuhan baik yang meninggal maupun luka-luka. Serta menyediakan makan dan minum serta kebutuhan hidup mendesak lainnya bagi masyarat yang mengungsi di Kodim dan Polres serta gereja dan masjid.

Sebagaimana diketahui, setidaknya ada sekitar 5.500 pengungsi korban kerusuhan Wamena di markas Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya membutuhkan bantuan pakaian, makanan, dan barang-barang keperluan anak serta perempuan.

Komandan Distrik Militer 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto di Jayapura, Sabtu, mengatakan bahwa warga yang mengungsi di markas Kodim umumnya hanya membawa baju di badan saat berusaha menghindari dampak kerusuhan di Wamena.
Sementara bantuan pangan pokok dari pemerintah untuk pengungsi korban kerusuhan Wamena, menurut dia, saat ini baru difokuskan ke satu posko pengungsian.

“Kami minta informasi ini disebarkan seluas-luasnya agar banyak pihak yang tergerak untuk membantu para korban yang kini tengah mengungsi,” ujarnya, dikutip Antara, Sabtu (28/9/2019). (Waw)

Komentar

News Feed