oleh

Mahasiswa Kendari Tewas Karena Peluru!

-Headline, News-160 views

indonesiakita.co – Himawan randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas saat aksi unjuk rasa dipastikan karena terkena peluru. Hal ini diketahui setelah pemeriksaan autopsi yang dilakukan di RSUD Kota Kendari.

Mengutip detik.com hari ini, autopsi dilakukan pada pukul dua dini hari. “Autopsi berlangsung di RSUD Kota Kendari pukul dua dini hari. Menurut dokter Raja Alfatih yang memimpin otopsi, terdapat dua luka di tubuh Randi. Luka karena peluru yang mengenai ketiak kiri bagian bawah menembus hingga ke kanan. Peluru menyebabkan terjadi luka di paru-paru dan kantong jantung.” ujar Zainal, jurnalis transmedia.

Selain itu, pada autopsi juga menyatakan Muhammad Yusuf Qardawi (19) tewas karena mengalami pendarahan hebat akibat benturan benda tumpul di bagian kepala,

Diketahui sebelumnya, unjuk rasa di alun-alun kota berlangsung damai dan diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus. Universitas Halu Oleo sendiri mengirimkan beberapa gelombang karena mengatasnamakan fakultas masing-masing.

Pengunjuk rasa meminta anggota DPRD setempat untuk bersedia bertemu dengan mahasiswa, namun keinginan tersebut tak terkabul. Bahkan polisi menutup pagar dan beberapa kelompok mahasiswa berusaha mendobrak pintu masuk.

Polisi kemudian menghalau dengan tembakan gas air mata dan water cannon serta dibalas lemparan batu oleh mahasiswa.

Pada bentrokan tersebut Randi terluka dan sempat akan dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dalam perjalanan. Sementara Yusuf sempat menjalani operasi, tapi pada Jumat (27/9) meninggal dunia. (Fel)

Komentar

News Feed