oleh

Mahasiswa Ragukan Kesepakatan dengan DPR Terkait RUU KUHP

indonesiakita.co – Mahasiswa akhirnya melakukan kesepakatan dengan DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) KPK, RKUHP dan sejumlah RUU lainnya. Diketahui sebelumnya, aksi dilakukan di depan Gedung DPR dengan agenda penolakan sejumlah Undang-undang yang dianggap banyak merugikan masyarakat.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan bahwa mahasiswa mendesak untuk dipertemukan dengan pimpinan DPR RI. Adapun kesepakatan dilakukan dengan melakukan udiensi digelar di Ruang KK I, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

“Aspirasi dari masyarakat Indonesia yang direpresentasikan mahasiswa akan disampaikan kepada pimpinan Dewan DPR RI dan seluruh anggota,” ujar Indra, menjelaskan terkait kesepakatan antara mahasiswa dengan Sekjen DPR.

Ie menambahkan, bahwa nantinya pihak DPR akan mengundang mahasiswa untuk ikut dalam pertemuan soal perancangan sejumlah UU itu. “Sekjen DPR RI akan mengundang dan melibatkan seluruh mahasiswa yang hadir dalam pertemuan 19 September 2019, dosen atau akademisi serta masyarakat sipil untuk hadir dan berbicara di setiap perancangan UU lainnya yang belum disahkan,” jelas poin kesepatakan itu.

Sebagai informasi, berikut sejumlah poin kesepakatan mahasiswa dengan Sekjen DPR:

1. Aspirasi dari masyarakat Indonesia yang direpresentasikan mahasiswa akan disampaikan kepada pimpinan Dewan DPR RI dan seluruh anggota.

2. Sekjen DPR RI akan mengundang dan melibatkan seluruh mahasiswa yang hadir dalam pertemuan 19 September 2019, dosen atau akademisi serta masyarakat sipil untuk hadir dan berbicara di setiap perancangan UU lainnya yang belum disahkan.

3. Sekjen DPR menjanjikan akan menyampaikan keinginan mahasiswa untuk membuat pertemuan dalam hal penolakan revisi UU KPK dengan DPR penolakan revisi UU KPK dan RKUHP dengan DPR serta kepastian tanggal pertemuan sebelum tanggal 24 September 2019.

4. Sekjen DPR akan menyampaikan pesan mahasiswa kepada anggota Dewan untuk tidak mengesahkan RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba dan RKUHP dalam kurun waktu empat hari ke depan.

Sementara itu, perwakilan massa dari ITB Royyan Abdullah Dzakiy menegaskan bahwa pihaknya akan terus menuntut agar aspirasi mereka dipenuhi. “Hari ini kita telah mencapai hasil luar biasa, pun dengan adanya surat ini, ini adalah sebuah kesepakatan yang menjamin malam ini perjuangan yang kita lakukan dari tadi sejak pagi ini tidak beres pada hari ini. Kita dapat Jaminan bahwa setelah ini akan ada pertemuan, kita mendapat jaminan bahwa pasti akan ada tindak lanjut,” jelasnya singkat. (Fel)

Komentar

News Feed