oleh

Mobil Listrik Usulan Pemerintah Bebas Tilang Ganjil Genap!

indonesiakita.co – Mobil listrik dipastikan akan diizinkan melintas di jalur Ganjil Genap. Hal ini berbeda dengan yang terjadi pada mobil-mobil konvensional, yang ruang geraknya dibatasi sesuai dengan angka terakhir di plat nomornya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir yang menyebutkan, bahwa diizinkannya kendaraan listrik melintasi di ruas jalur ganjil genal karena pemerintah sedang mendorong masyarakat agar beralih menggunakan kendaraan listrik. “Ya memang didorong. Itu kan bebas emisi, menggunakan listrik,” ujarnya, hari ini.

Ia menjelaskan, mobil listrik tidak akan ditilang bila melintas di kawasan ganjil genap. Namun, menurut pengamatan Polisi, saat ini baru segelintir orang yang memiliki mobil listrik di Jakarta. Sehingga, kata Dia, pihaknya akan terus memantau perkembangannya.

“Indonesia sebagai negara konsumsi terbesar dalam kendaraan bermotor ini, diharapkan bisa beralih ke kendaraan listrik. Iya pengecualian, tapi kan kendaraan listrik baru beberapa saja nih diuji coba, tapi untuk dijual secara masal belum ada kan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dimana setidaknya saat ini ada 25 ruas jalan di Jakarta yang menjadi lokasi pemberlakuan sistem ganjil genap. Aturan berlaku pada pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, juga 16.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sosialisasi atau penerapan aturan tanpa penegakan hukum, telah  dilaksanakan dari 12 Agustus hingga 6 September 2019.

Sebelumnya, presiden Joko Widodo mengaku sudah menandatangani peraturan presiden (perpres) tentang percepatan pengembangan kendaraan bermotor listrik (mobil listrik) pada Senin (5/8). Bahkan, Kepala Negara menyebut beleid tersebut sudah mulai berlaku. “Sudah, sudah, sudah. Sudah saya tanda tangani hari senin pagi,” kata Jokowi usai meresmikan Gedung Sekretariat ASEAN, di Jakarta, Kamis (8/8) lalu.

Adapun melalui beleid baru itu, Jokowi menegaskan, bahwa pemerintah ingin mendorong industri otomotif, dengan membangun industri mobil listrik di Indonesia. “Kami ingin mendorong agar industri otomotif mau segera merancang, mempersiapkan untuk, ya membangun industri mobil listrik di Indonesia,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed