oleh

Rizal Ramli: Kualitas Pemimpin Saat Ini KW4 dan KW5, Karena Anti Perbedaan!

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli mengaku kecewa dengan kualitas pemimpin di Indonesia saat ini. Karena menurutnya, salah satu yang mendasari kualitas kepemimpinan adalah bagaimana cara seorang pemimpin meghadapi perbedaan pendapat di sebuah negara.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara peluncuran buku Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah “Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia”, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019) kemarin.

“Pertanyaan saya saat ini, kenapa sistem saat ini menghasilkan pemimpin KW4, KW5, ternyata saya paham mereka itu anti perbedaan pendapat, sementara orang kayak Fahri biasa berbeda pendapat, sementara bangsa kita semakin lama semakin feodal,” ungkap Rizal, disambut gelak tawa oleh wartawan dan sejumlah peserta yang hadir.

Padahal menurut Rizal, pendiri bangsa Indonesia melarang pemerintah untuk menggunakan sistem feodalisme dalam membangun negara, karena dapat menghancurkan sendi-sendi bangsa.

“Pendiri bangsa ini paham, tidak menggunakan sistem feodalisme karena akan membuat mundur bangsa Indonesia, yang mereka cita-citakan itu Indonesia bebas dari feodalisme, kalau melihat cita-cita itu dari sekitar 600 anggota dewan di DPR, paling hanya 35 orang,” tegas Rizal.

Namun, saat ini jelasnya, pemerintah telah melakukan cara-cara kotor yakni politik uang untuk dapat menarik hati rakyat. Oleh karenanya, pemimpin sekaran disebut KW4 dan KW5.
“Politik uang yang sangat luar biasa muncul sehingga di daerah-daerah anggota dewan, bupati dan sebagainya jadi susah diharapkan dengan kualitas seleksi kepemimpinann yang payah ini bisa nongol pemimpin hebat pemimpin yang mempunyai leadership, sementara masalah yang kita hadapi ini makin kompleks makin ribet, rakyatnya makin cerdas yang dipimpin oleh pemimpin KW4, KW5,” pungkasnya. (Fel)

Komentar

News Feed