oleh

Jokowi Klaim Kaltim Milik Infrastruktur Lengkap

indonesiakita.co – Presiden Joko Widodo mengaku ada beberapa alasan mengapa ibu kota tetap dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki infrastruktur yang relatif lengkap.

Sebagaimana mengutip situs resmi pemerintah provinsi  @kaltimprov.go.id, Kalimantan Timur memiliki sejumlah infrastruktur strategis yang terdiri dari dua jenis, yakni infrastruktur fisik dan infrastruktur ekonomi.

Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers yang berlangsung di Istana Negera, Senin, 26 Agustus 2019 kemarin. “Pada siang hari yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan tentang kepindahan ibu kota negara. Rencana pemindahan sudah digagas sejak lama, bahkan sejak presiden pertama Ir Soekarno. Dan sebagai bangsa yang besar, yang sudah 74 tahun merdeka belum pernah menentukan sendiri ibu kotanya,” ujarnya.

Infrastruktur Fisik

Infrastruktur fisik itu berupa jalan, jembatan, telekomunikasi, bandara, pelabuhan laut, instalasi air minum, dan listrik.  Yang meliputi: 
Pembangunan Pelabuhan Nusantara Nunukan
Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan Laut Malundung Tarakan
Penyelesaian Landasan Pacu Bandara Juwata Tarakan
Penyelesaian Pembangunan Jembatan Tering Seberang Kubar
Penyelesaian Poros Tengah ( Kukar – Kubar ).
Pembangunan Waduk Lambakan.
Pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda – Tenggarong, Samarinda – Bontang – Sengata – Bengalon – Maloy.
Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan.
Pembangunan Jaringan Kereta Api rute Balikpapan – Tenggarong – Sebulu – Kota Bangun.
Penyelesaian Pelabuhan Sungai Nyamuk / Pulau Sebatik.
Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.
Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Nunukan.
Pembangunan Pos Lintas Batas Laut ( PLBL ) Lamijung.
Pembangunan Pelabuhan Internasional Maloy / Kawasan Industri Maloy.
Penyelesaian Pembangunan Jembatan Mahakam II & Mahulu Samarinda.
Pembangunan Jalan Km 37 Samboja – Petung Kabupaten PPU.
Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Palaran Samarinda.
Pemindahan Bandara Temindung ke Sungai Siring Samarinda.
Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Sepinggan Balikpapan & Pembangunan Terminal Internasional.
Pembangunan Jembatan Pulau Balang Balikpapan.

Infrastruktur Ekonomi

Dari sisi infrastruktur ekonomi, menurut data yang ada di Kaltim sudah  dilakukan:
Pembangunan irigasi bagi wilayah yang potensial dalam pengembangan pertanian.
Pembangunan terminal agribisnis di setiap kecamatan & terminal induk agribisnis di setiap Kabupaten.
Pengembangan dunia perbankan (Bank milik pemerintah / Bank milik Swasta) untuk menjangkau seluruh wilayah / pusat pusat pertumbuhan baru.
Pengembangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menjangkau semua desa.
Pembentukan lembaga penjamin kredit untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. (Fel)

Komentar

News Feed