oleh

KPK Desak Pengadilan Hadirkan Sjamsul Nursalim di Persidangan BLBI

indonesiakita.co – Pengadilan Negeri Tangerang menerima pengajuan permohonan yang diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun kasus ini masih terkait masalah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Permohonan KPK tersebut disampaikan majelis hakim PN Tangerang saat putusan sela. “Putusan Sela tersebut mengabulkan permohonan KPK untuk menjadi pihak ketiga yang berkepentingan,”ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, hari ini.

Sebagaimana diketahui, pihak Sjamsul Nursalim mengajukan gugatan perdata atas kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Pihak Sjamsul menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan auditor BPK I Nyoman Wara yang mengaudit kerugian negara dalam kasus korupsi BLBI.

Febri menambahkan, dalam pertimbangan putusan sela yang dibacakan hari ini di PN Tangerang, majelis hakim PN Tangerang mempertimbangkan bahwa KPK masih melakukan penyidikan dengan tersangka Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim.

”Majelis juga menilai cukup alasan bagi KPK untuk masuk sebagai pihak ketiga, dan KPK juga mempunyai kepentingan hukum atas obyek hasil audit BPK-RI yg dipermasalahkan dalam gugatan ini,” sambungnya.

Adapun nantinya lanjut Febri, lanjutan gugatan perdata ini akan dilanjutkan besok, 15 Agustus, 2019z

Agenda sidang besok adalah mediasi antara pihak Sjamsul Nursalim dan I Nyoman Wara serta BPK.

“Dalam proses mediasi ini, menurut aturan, maka semua pihak yang terkait, mulai dari penggugat, tergugat (BPK-RI dan I Nyoman Wara) serta KPK akan hadir,” jelasnya.

Jika memang mengacu pada peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2016 tentang prosedur mediasi di Pengadilan, KPK pun meminta agar Sjamsul Nursalim selaku penggugat untuk hadir dalam proses mediasi besok.
“KPK akan meminta pihak penggugat, dalam hal ini Sjamsul Nursalim untuk hadir secara langsung dalam proses mediasi ini,” pungkasnya. (Fel)

Komentar

News Feed