oleh

Apartemen Politisi PDIP Digeledah KPK

indonesiakita.co – Apartemen milik anak anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra digeledah oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini masih terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih.

Plh Kabiro Humas KPK Chrystelina GS, membenarkan penggeledahan tersebut. “Pada 10 Agustus penggeledahan di apartemen INY (I Noyoman Dhamantra) daerah Permata Hijau, dan rumah anak INY daerah Cilandak,” ujarnya kepada awak media hari ini.

Ia menjelaskan, bahwa dari hasil penggeledahan, kata dia, tim penyidik menyita dokumen yang berkaitan izin impor bawang putih dan barang bukti elektronik. “Hasil geledah di lokasi tersebut, dokumen dan beberapa barang bukti elektronik (disita),” sambungnya.

Chystelina mengungkapkan, bahwa sehari sebelum menggeledah apartemen dan rumah anak Nyoman, tim KPK lebih dulu menyegel beberapa ruangan di Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. “Tanggal 9 Agustus geledah di Indocev, dan penyegelan beberapa ruang di Kemendag dan Kementan,” tambahnya.

Adapun pada kasus ini, lembaga antirasuah tersebut telah menjerat Nyoman Dhamantra, pengusaha sekaligus kepercayaan I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri dan Elviyanto, serta tiga pihak swasta yakni Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

Dimana Nyoman diduga meminta fee sebesar Rp3,6 miliar dan Rp1.700 hingga Rp1.800 per kilogram dari pengurusan izin impor bawang putih dengan kuota 20ribu ton untuk beberapa perusahaan termasuk perusahaan yang dimiliki oleh Chandry Suanda alias Afung.

Diketahui, dari komitmen fee itu Nyoman diduga sudah menerima Rp2 miliar yang dikirim Doddy ke rekening kasir money changer milik Nyoman. Uang Rp2 Miliar tersebut atas jasa urus RIPH di Kementan dan surat persetujuan impor (SPI) di Kemendag. (Fel)

Komentar

News Feed