oleh

Rizal Ramli: Pejabat dan Politisi Doyan Impor, Gak Mikir Petani dan Peternak!

indonesiakita.co – Ekonom senior Rizal Ramli terlihat geram terkait adanya kebijakan pemerintah yang membuka kran impor daging ayam dari Brasil. Menurutnya, langkah tersebut  dapat merugikan petani serta peternak dalam negeri.

Bahkan ia menilai, para pejabat Indonesia semakin ngawur dan bersikap permisif dan main asal ketok impor.

“Makin lama dilepaskan @KPK_RI , makin ngaco dan rugikan petani & peternak. Kita surplus ayam, harganya jatuh. Pejabat Indonesia harus perjuangkan kepentingan RI, bukan permisif dan asal impor,” tulis Rizal Ramli melalui akun twitternya @RizalRamli.

Selain itu, Rizal juga mengkritik adanya salah satu politisi parpol yang tertangkap soal izin impor bawang putih. Ia menilai, saat ini para Pejabat justru ketagihan melakukan impor.

“Contoh mengapa pejabat & politisi ketagihan impor @KPK_RI, tidak peduli memiskinkan petani, peternak, petambak. Fwrd: Nyoman Dhamantra Minta Jatah Rp39,6 Miliar dari Pengurusan Impor 20.000 Ton Bawang Putih | Nasional” ketusnya.

Diketahui sebelumnya, pada Rabu (7/8) lalu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membenarkan soal agenda pemerinta membuka kran impor daging ayam ke Brasil. Menurutnya pengambilan kebijakan impor kali ini diklaim untuk menyelesaikan sengketa dagang yang diadukan Brasil ke World Trade Organization (WTO).

“Intinya impor ke sini, itu harus ada karena tidak mungkin kita menyatakan tidak bisa, kalau kita melarang, melanggar ketetapan WTO, ya kita pasti salah,” kata Enggartiasto di Jakarta. (Fel)

Komentar

News Feed