oleh

REPDEM: Bambang DH Dicopot bukan karena Ahok!

-News-675 views

Sunday24 – Pertarungan politik di ranah Pilkada DKI 2017 semakin mengerucut, sejumlah partai pendukung calon Gubernur DKI kian gencar melakukan berbagai manuver guna meyakinkan warga Jakarta untuk memilih calon yang digusung.

Terkait hal tersebut, salah satu partai tertua di Indonesia yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan langkah yang menjadi pertanyaan bagi sejumlah pihak.

Dijopotnya Bambang Dwi Hartono dari jabatan pelaksana tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP DKI Jakarta diduga berimbas karena sikapnya yang menolak jika PDIP mengusung Basuki Tjahaja Purnama sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) meminta sejumlah pihak jangan membuat ge’er petahana Gubernur DKI Ahok terkait pergantian Bambang DH sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan DKI oleh Adi Wijaya dikaitkan isu penolakan akar rumput PDI Perjuangan se Jakarta terhadap Ahok selama ini.

“Ya gak mungkinlah gara gara Ahok, hebat banget Ahok. Siapa emangnya dia ?. Seperti yang diutarakan senior kami di DPP, ketentuan partai jika menjadi PLT, jabatannya tidak boleh lebih dari 3 bulan. Posisi utama mas Bambang kan Ketua DPP PDI Perjuangan bidang pemenangan pemilu, beliau dikasih target konsentrasi 101 pilkada serentak 2017 dan target kemenangan 50 %,” ujar Ketua DPN REPDEM, Wanto Sugito saat dimintai pendapatnya, terkait pergantian Bambang DH sebagai plt ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.

Kader PDI Perjuangan, kata mantan aktivis 98 itu, berada di garis demokrasi terpimpin mengikuti keputusan politik Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri.

“Tak akan ada perdebatan pro kontra di dalam partai, jika DPP sudah memutuskan A maka kader partai termasuk sayap partai akan menjalankan seribu persen sepenuh hati perintah idelogis partai,” begitu kata pria yang akrab disapa bung Klutuk itu.

Wanto sendiri menilai, relawannya Ahok belakangan ini bermanuver menjijikkan yang bisa memancing kemelut dan mematik sumbu panas di akar rumput PDI Perjuangan.

“Di partai kami itu ada istilah biar gepeng asal banteng. Kondisi remuk tetap banteng. Ini dengan bangganya relawan teman ahok bilang PDI Perjuangan malu maluin lalu menuduh PDI Perjuangan minta syarat ke Ahok, apa coba,’? memangnya partai kami muncul kemarin sore ? dihina oleh anak piyik, gak ada sikap Ahok pula membatasi mulut para relawannya sudah mirip bosnya,” politisi muda PDI Perjuangan itu mengutarakannya.

Malam ini, Repdem sendiri kata Wanto akan membahas perilaku dan pernyataan pernyataan relawan Ahok yang mendiskreditkan PDI Perjuangan lalu akan memutuskan melanjutkan ke ranah hukum atau tidak. (Jr)

Komentar

News Feed