oleh

KPK Tanggapi Tudingan Ombudsman Soal Dugaan Maladministrasi Pengawalan Idrus Marham

indonesiakita.co – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memastikan bahwa pihaknya akan mempelajari adanya dugaan maladministrasi terhadap proses pengeluaran dan pengawalan tahanan, yakni Idrus Marham. Dimana memang, sebelumnya Ombudsman Jakarta menyebutkan adanya indikasi tersebut.

“Kami akan pelajari setiap rinciannya, dan jika memang ada yang bisa ditindaklanjuti secara internal misalnya untuk perbaikan perbaikan tentu akan kami pelajari secara lebih detail,” ujarnya kepada awak media, kemarin.

Kendati demikian, Febri meminta agar Ombudsman tidak terlalu cepat menyampaikan informasi kepada publik. “Karena kita semua di institusi negara harus melaksanakan tugas dan kewenangan itu secara profesional dan tidak terburu-buru menyampaikan apalagi kalau ada informasi keliru ke publik,” sambungnya.

Sebelumnya, Ombudsman mempermasalahkan tidak disematkannya borgol dan rompi tahanan saat Idrus berobat ke Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta. Menanggapi itu, Febri mengatakan pihaknya bakal meninjau ulang terkait pemborgolan tersebut.

Febri menjelaskan, apakah pemborgolan akan dilakukan secara terus-menerus saat keluar dari rumah tahanan dan baru dibuka di depan dokter saat melakukan pengobatan. Atau juga, lanjutnya, misalnya ketika ada di rumah sakit itu tetap dalam keadaan diborgol dan dalam keadaan menggunakan baju tahanan.

“Atau di perjalanan ke luar kota misalnya kalau dibawa untuk bersidang di bandara tetap menggunakan baju tahanan dan lain-lain itu pasti akan menjadi poin yang kami pelajari lebih lanjut,” katanya.

“Karena yang namanya proses-proses pelaksanaan tugas itu dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan kondisi. pertimbangan paling nama bagi KPK adalah pengamanan semakin menarik perhatian publik maka semakin berisiko terkait dengan pengamanan para tahanan tersebut. sehingga hal-hal lain juga menjadi pertimbangan KPK,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed