oleh

Kader Muhammadiyah Tolak Kehadiran Jokowi di Muktamar IMM ke XVIII

-Headline, News-10.787 views

indonesiakita.co – Adanya anggapan presiden Joko Widodo diterima di seluruh kalangan di Indonesia ternyata tak seperti apa yang diberitakan banyak media. Setelah sebelumnya, orang nomor satu di Indonesia tersebut mendapat penolakan dari mahasiswa di Makassar sebelum kunjungannya, kini mantan walikota Solo tersebut mendapat penolakan dari kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Indonesia.

IMM menegaskan bahwa mereka menolak kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Muktamar IMM ke XVIII yang rencananya akan dihelat pada 1-6 Agustus 2018 di Malang, Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, Jokowi sendiri memang dijadwalkan memberi sambutan pada pembukaan muktamar IMM. “Kader IMM se-Indonesia yang hadir di Malang siap menyembut Presiden dengan kartu merah,” ujar koordinator acara, Furqan Jurdi, dalam keterangan resmi, Senin (30/7) kemarin.

Ia menjelaskan, menolak Jokowi merupakan bentuk keprihatinan terhadap amanat penderitaan rakyat dan amanat konstitusi Negara. Menurutnya, penolakan itu juga sebagai tindakan konkret IMM dalam menperjuangkan aspirasi rakyat terhadap penguasa yang yang tidak berpihak kepada rakyat.
“Kami tidak mau penderitaan rakyat ini akan kepanjangan, yang menyebabkan kondisi indonesia makin terpuruk. Maka sebagai warga negara yang baik Kader IMM menolak secara tegas kehadiran jokowi.” tukasnya.

Sebelumnya, mahasiswa Makassar melakukan penolakan atas rencana kedatangan Jokowi di daerah tersebut. Bahkan Mereka menggelar unjukrasa di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kamis (26/7/2018) lalu yang berakhir dengan penahanan terhadap lima mahasiswa. (Fel)

Komentar

News Feed