oleh

Palsukan Ijazah untuk Jadi Rektor, Pelawak Qomar Ditahan Polisi

indonesiakita.co – Pelawak Nurul Qomar saat ini sedang menunggu jadwal pengadilan karena kasus yang menimpanya terkait pemalsuan dokumen ijazah telah lengkap, atau P21. Sementara berkas segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Sebagai informasi, dokumen yang dipalsukan Qomar berupa surat keterangan lulus (SKL) S2 dan S3 . Dukumen palsu digunakan Qomar sebagai syarat untuk menjadi rektor pada Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

”Untuk itu berkas akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Brebes. Yang jelas , berkas kasus pemalsuan dokumen ijazah berupa surat keterangan lulus (SKL) yang melibatkan Nurul Qomar sudah lengkap atau P21. ”kata Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono, kemarin.

Adapun Nurul Qomar dijerat Pasal 263 tentang pemalsuan dokumen. Dengan ancaman paling lama selama enam tahun penjara. Selain itu, mantan anggota grup ‘4 Sekawan’ Nurul Qomar ditangkap dan langsung ditahan di Mapolres Brebes.

Dimana dokumen kelulusan tersebut merujuk pada perguruan tinggi di Jakarta. Jadi SKL S2 dan S3 yang dipalsukan itu digunakan oleh Nurul Qomar mendaftar syarat sebagai Rektor di Brebes,” ungkapnya.

Kasus ini terjadi sejak bulan Januari tahun 2017. Saat itu, ketika Qomar melamar sebagai rektor UMUS dengan menyantumkan SKL program pascasarjana dan doktor di curriculum vitae (CV) miliknya.

Kemudian, pada November 2017, saat UMUS akan menggelar wisuda, Nurul Qomar diminta menunjukkan ijazah S2 dan S3 oleh pihak kampus. Namun demikian, yang bersangkutan tak bisa menunjukkan ijazah tersebut.

“Pihak kampus di Brebes pun kemudian mengirim surat kepada kampus Nurul Qomar terkait status dan ijazah yang bersangkutan. Jawaban dari kampus, yang bersangkutan belum lulus baik S2 atau S3. Tapi, memang sedang menempuh studi di sana (Jakarta),” tutup Aris. (Waw)

Komentar

News Feed