oleh

Abdullah Hehamahua: MK Ikuti KPU Agar Pendukung 02 Kecolongan!

indonesiakita.co – Percepatan pembacaan hasil sidang sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK) ternyata mendapat banyak tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah Koordinator aksi halalbihalal 212 Abdullah Hehamahua yang menyebut MK sengaja melakukan hal tersebut karena menghindari adanya aksi yang akan dilakukan oleh pendukung paslon Prabowo-Sandi.

“Kan sudah tersiar kabar kami akan aksi sampai 28 Juni, itu hari Jumat, mungkin melalui operasi intelijen mereka tahu kita akan salat Jumat di sini (Monas). Jadi mereka hindari itu,” ujarnya, di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Selasa (25/6).

Mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini juga menilai bahwa jadwal sidang dipercepat lantaran MK ingin meniru Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengumumkan penetapan hasil pilpres lebih cepat pada dini hari. “Mungkin MK ingin meniru KPU supaya pendukung 02 kecolongan,” sambungnya.

Kendati demikian menurutnya, percepatan jadwal sidang itu dinilai karena hakim MK sudah meyakini hasil putusan sengketa pilpres. Abdullah pun meyakini sembilan hakim itu akan memutus dengan independen dan profesional. “Mungkin juga mereka sudah firm dengan data-data yang dimiliki, sehingga yakin untuk ambil keputusan,” pungkasnya. (Fel)

Komentar

News Feed