oleh

30 Orang Tewas Terbakar, Pemilik Pabrik Korek Ditetapkan Sebagai Tersangka

indonesiakita.co – Pihak kepolisian akhirnya melakukan penyegelan terhadap pabrik korek gas PT Kiat Unggul setelah sebelumnya mengalami kebakaran. Hal ini diketahui karena pemilik tidak mengantongi surat izin operasional.

Perusahaan yang berada di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini juga terpaksa meghentikan aktifitas pekerjaan, karena setidaknya, ada 30 orang dinyatakan tewas, lima di antaranya merupakan anak-anak. Korban tewas karena terjebak di salah satu ruangan lantaran tak bisa meloloskan diri dari kobaran api yang cepat membesar.

Informasi terkait surat izin dan penghentian operasional dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Atmaja.”Jadi, untuk mempercepat proses produksi, PT Kiat Unggul membangun tiga pabrik rumahan yang bertugas untuk merakit pemantik (korek gas) salah satunya pabrik di Langkat yang terbakar itu. Operasional seluruh pabrik, untuk sementara dihentikan,” ujarnya singkat, hari ini.

Sementara itu, soal penanganan korban kebakaran pabrik, sebanyak 21 mobil ambulans terpantau memasuki kawasan RS Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (22/6) malam. Seluruh ambulans tersebut datang dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di pabrik pemantik (korek api gas) di Dusun II Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Selain itu dalam kasus ini, tiga orang telah ditetapkan menjadi tersangka tragedi terbakarnya home industy korek api gas atau mancis di Langkat yang menyebabkan 30 orang tewas terbakar.

Ketiganya yakni Bos PT Kiat Unggul Indra Mawan yang merupakan pemilik industri rumhan tersebut. Sebelumnya Manager Operasional Burhanuddin dan Manager Personalia Lisnawati yang lebih dahulu ditetapkan tersangka. (Baca juga: 7 Korban Kebakaran Pabrik Korek Gas di Langkat Berhasil Teridentifikasi)

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan, penetapan tersangka baru ini berdasarkan pengembangan penyelidikan.

“Kami sudah menetapkan Indra Mawan asal Jakarta yang merupakan pemilik PT Kiat Unggul sebagai tersangka. Yang bersangkutan kini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Binjai,” ujar Tatan di RS Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (22/6/2019) malam. (Waw)

Komentar

News Feed