oleh

TKN Melemah, Status Ma’ruf Amin di Dua Bank Syariah Berpotensi Didiskualifikasi

indonesiakita.co – Status jabatan Ma’ruf Amin di dua Bank milik BUMN terus menuai reaksi banyak pihak. Bahkan desakan diskualifikasi terhadap paslon 01 (Jokowi-Ma’ruf) kian menguat.

Selain itu, tim hukum pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga juga telah membawa persoalan ini dalam gugatan di sidang Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

Namun, aggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, yani Taufik Basari menilai bahwa hal tersebut sudah tak relevan disodorkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ia juga meminta agar seharusnya persyaratan itu dibawa sebelumny ke KPU. “Persyaratan itu harusnya diserahkan ke KPU dan diverifikasi apakah lengkap atau tidak, jika belum lengkap partai pengusung harus diperbaiki, tapi dinyatakan kan kemarin memenuhi syarat,” ujar Taufik dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, di Resto d’Consulate, kemarin.

Ia juga menilai bahwa masalah tersebut adalah hal yang dibesar-besarkan. “Kalau sekarang kan seperti kesalahan dicari demi menang, ini karena alasan sepele. Mau menang begitu?,” tanya Taufik.

Kendati demikian, pertanyaan itu langsung ditanggapi Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso. Budi menjelaskan, bila memang jalan kemenangan pasangan calonnya demikian, semua bisa diterima selama dibenarkan oleh hukum.
“Semua argumen kan dibolehkan, itu kan tim hukum dan mereka teliti, menurut mereka berpotensi menggugurkan dan itu halal secara hukum,” tegasnya. (Fel)

Komentar

News Feed