oleh

Gonjang-ganjing Partai Demokrat, Dewan Kehormatan Antisipasi KLB

indonesiakita.co – Usulan agar digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat oleh kader senior Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Kehormatan Demokrat, Amir Syamsudin. Ia meminta agar isu tersebut tidak didorong terus.

Sebelumnya diketahui, usulan tersebut disampaikan kader senior Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD), antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, Ahmad Yahya, dan Ishak serta beberapa tokoh lainnya.

“Seluruh kader diminta untuk tidak bicara lebih lanjut soal KLB dan hal lain terkait dengan itu,” ucap Amir, kemarin.

Adapun usulan KLB disampaikan karena Demokrat dianggap telah berada di luar asas politik santun yang telah diterapkan semenjak partai berdiri . GMPPD menuding kondisi tersebut terjadi karena ulah  tiga pengurus yang lebih muda,  Wasekjen Andi Arief, Wasekjen Rachlan Nashidik, dan Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Ferdinand Hutahaean.

GMPPD juga menilai, tiga kader itu sering mengatasnamakan kader Demokrat dalam melontarkan pernyataan gaduh yang tak jarang malah membingungkan masyarakat.

“Saudara Ferdinand Hutahaean, Rachlan Nashidik dan Andi Arief kerap melontarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan marwah, karakter dan jati diri Partai Demokrat sehingga melahirkan inkonsistensi dan kegaduhan,” tegas politisi senior Demokrat melalui siaran pers yang dibacakan di bilangan Cikini, Jakarta, Kamis (13/6) lalu.

Para politisi senior itu juga meminta agar para kader yang disebutkan meminta maaf atas sikapnya dalam berpolitik. ”Kepada yang bersangkutan diwajibkan menyampaikan permohonan maaf dan tidak mengulanginya lagi,” lanjut para kader senior.

Menurut GMPPD, perlu ada pembenahan organisasi di tubuh Demokrat. Hal itu dinilai perlu demi memperbaiki citra dan meningkatkan perolehan suara di Pemilu 2024. Pembenahan organisasi dinilai dapat direalisasikan melalui Kongres Luar Biasa, yang diharapkan dapat digelar pada September tahun ini.

Adapun isi lengkap instruksi Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin.

Kepada Yth. Seluruh kader PD di seluruh Indonesia.

Dewan Kehormatan (Wanhor) PD sesuai dengan tupoksinya, dengan ini meminta dan mengingatkan seluruh kader PD untuk mematuhi hal-hal sbb:

1. Seluruh kader diminta untuk tidak bicara lebih lanjut soal KLB dan hal lain terkait dengan itu.

2. Seluruh kader diminta untuk tidak melakukan komunikasi publik dalam bentuk apapun terkait dengan konflik internal termasuk kegiatan jumpa pers yang mewakili partai di semua tingkatan.

3. Bila ada perilaku kader yang tidak sesuai dengan AD/ART, kode etik, dan pakta integritas partai maka kader lain dapat membuat laporan ke Wanhor agar kader terlapor diperiksa dan diberi sanksi sesuai dengan peraturan internal partai yang berlaku.

4. Dewan Kehormatan akan memanggil semua pihak yang memicu konflik yang ada untuk didengar keterangannya dan diselesaikan sesuai peraturan internal partai yang berlaku.

Demikian himbauan Wanhor untuk dimaklumi seperlunya.

Ketua Wanhor
Amir Syamsudin

Cc.Majelis Tinggi dan Wanbin, Ketum & Sekjen. (Waw)

Komentar

News Feed