oleh

Tulis Ancaman ke Jokowi di WhatsApp, Pemuda Asal Depok Diamankan Polisi

-News-229 views

indonesiakita.co – Seorang pemuda asal Depok berinisial YY berusia 31 tahun yang diduga melakukan tindakan mengancam Presiden Joko Widodo akhirnya ditangkap. Ia diamankan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri.

Pihak kepolisian menjelaskan, bahwa pelaku mengancam akan meledakkan Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. “Tersangka diduga melakukan tindak pidana pengancaman terhadap Presiden Jokowi dan pengancaman meledakkan Asrama Brimob Polri Kelapa Dua,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo hari ini di Jakarta.

Dedi menjelaskan, pelaku mengatakan ucapan tersebut dalam sebuah aplikasi grup pesan singkat pendukung salah satu pasangan calon presiden dalam Pemilu 2019.

Adapun YY ditangkap pada Selasa 11 Juni 2019, pukul 11.45 WIB saat berada di kediaman pribadinya di kawasan Tapos Depok, Jawa Barat. Ia menyatakan pihak kepolisian menangkap YY setelah mendapatkan informasi adanya percakapan yang bernada ancaman dalam sebuah grup WhatsApp bernama “silaturahmi” di mana YY menjadi salah satu administratornya.

Diketahui, dalam percakapan tersebut, Dedi mengatakan bahwa YY mengirimkan sebuah pesan yang berisi ‘Tanggal 29 Jokowi Harus Mati’. Selain itu, YY turut menuliskan pesan ‘Tunggu diberitakan ada ledakan dalam waktu dekat ini di asrama Brimob Kelapa Dua sebelum tanggal 29’.

“Grup WhatsApp ‘silaturrahmi’ merupakan komunitas pendukung salah satu pasangan calon presiden dalam pemilu 2019 yang berisikan 192 orang dan tersangka YY merupakan salah satu admin group tersebut,” kata Dedi.

Dedi menyatakan motif YY menuliskan pesan ancaman itu sekadar mencari nama dan pamor sebagai pendukung militan salah satu calon presiden yang berlaga di Pilpres 2019. Namun, Dedi enggan untuk menyebut capres mana yang didukung oleh tersangka YY tersebut. “Ingin mencari nama, pamor, dan ingin dikenal sebagai pendukung militan dari salah satu paslon capres 2019,” kata Dedi. (Fel)

Komentar

News Feed