oleh

KPU Tantang Adu Data, BPN: Kami Sudah Sampaikan Data Semua!

indonesiakita.co – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjawab tantangan adu data soal surat suara di Pilpres 2019 yang diminta oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, KPU meminta adu data di pleno secara terbuka.

Koordinator Juru Bicara BPN, yakni Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pihaknya siap menerima tantangan tersebut. Namun, ia menilai, adu data yang akan dilakukan tidak akan mengubah apapun atas adanaya dugaan kecurangan.

“Apa gunanya menyampaikan data di situ kan? Berulang kali kami sejak awal itu mengeluarkan data-data, DPT dan segala macam, juga secara resminya baik entry terkait C1, sudah kita sampaikan semuanya,”ujarnya, di media centre Prabowo-Sandi, di Jakan Sriwijaya, Jakarta Selatan, hari ini.

Ia menegaskan, bahwa sebelum hari pemungutan suara pihaknya telah menyampaikan data-data terkait keberatan yang diajukan. Dahni mengungkapkan, adanya sejumlah kejanggalan pada 17,5 juta daftar pemilih tetap (DPT), bahkan data itu pernah dilaporkan oleh Direktur Media dan Komunikasi BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo ke KPU. “Namun upaya-upaya ini sia-sia dan tak mebuahkan apa-apa,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, BPN juga telah mengundang KPU saat pemaparan fakta-fakta kecurangan pilpres 2019 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

“Jadi… kami sudah adu data sejak awal tapi kemudian enggak ada perubahan signifikan terhadap data-data dan fakta yang kami sampaikan termasuk pada saat terkait data data kecurangan. Dan ini sudah berulang kali, termasuk kemarin mengundang KPU,” tukasnya.

Sebagai informasi, tantangan untuk adu data di pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 disampaikan komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Ia menyebutkan, bahwa sikap BPN tersebut tidak sejalan dengan sikap saksi mereka yang ikut dalam rapat pleno rekapitulasi nasional di Kantor KPU.

“Tidak bijak membangun narasi ada kecurangan, tetapi dalam rapat pleno rekapitulasi justru tidak menunjukkan data-data yang mereka miliki,” ujarnya, Rabu (15/5/2019) lalu. (Waw)

Komentar

News Feed