oleh

Polda Banten Antisipasi Pengamanan Pemilu 2019

-News-37 views

indonesiakita.co – Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menyatakan bahwa penghitungan suara di TPS adalah tahapan yang sangat krusial. Untuk itu, perlu diantisipasi sedini mungkin melalui komunikasi, koordinasi antar petugas pengamanan dan penyelenggara pemilu. Sehingga bisa dengan cepat diambil langkah-langkah segera, apabila terjadi sesuatu hal yang dapat menjadi potensi gangguan kamtibmas.

Ia juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk melaksanakan tugas pengamanan Pilpres dan Pileg dengan sebaiknya. “Laksanakan tugas sebaik-baiknya serta jaga integritas dan menjunjung tinggi netralitas Polri,” ungkap Kapolda saat menggelar apel Pergeseran Pasukan (Serpas) Pengamanan Pemilu 2019 di Mapolda Banten, Minggu (14/4/2019).

Tomsi menambahkan, ada sejumlah kerawan yang diantisipasi oleh pihaknya. “Adapun potensi kerawanan pada saat pemungutan dan penghitungan suara adalah jarak tempuh dari satu TPS ke TPS yang lain. Masih ada beberapa wilayah yang akses jalannya kurang baik serta ketidakpuasan massa pendukung atas hasil penghitungan suara harus segera dapat diselesaikan,” jelasnya.

Selain itu, terkait penyimpanan dan pengiriman logistik pemilu 2019 mulai dari KPU, PPK, Irjen Pol Tomsi Tohir menjadikan atensi utama. Sehinggga seluruh logistik itu wajib diamankan oleh personel PAM KPU serta dikawal menuju ke TPS hingga kembali ke KPU bersama petugas pengamanan lainnya.

“Untuk menghindari  terjadinya ganguan keamanan saat pemungutan dan penghitungan suara di Pemilu ini, Polda Banten telah memperkuat pengamanan mulai dari TPS hingga PPK atau tingkat Kecamatan dengan mengerahkan personel Polri dan TNI yang bertugas hingga akhir pemilu,” tutupnya. (Leoman)

Komentar

News Feed