oleh

Analis: Kunci Ekonomi Prabowo Ada di Rizal Ramli

-Ekonomi-853 views

indonesiakita.co – Nama ekonom senior Indonesia, Rizal Ramli disebut-sebut jelang penutupan kampanye akbar yang dilakukan oleh calon presiden Prabowo Subianto, di Gelora Bung Karno, pada Minggu, 7 April 2019 lalu. Namun, yang menjadi pertanyaan banyak pihak adalah, mengapa hanya Rizal ramli yang disebut cukup lama oleh Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

“Ada pesan yang ingin disampaikan oleh Prabowo tampaknya dalam konteks ini, yakni kunci ekonomi pada program Prabowo-Sandi ada pada Rizal Ramli,” ujar analis sosial Universitas Bung Karno (UBK) Muda Saleh, hari ini.

Muda menjelaskan, bahwa Rizal Ramli memiliki sepak terjang yang patut dirangkul oleh siapapun capresnya, terlebih pengalaman dan prestasi Rizal saat berada di lingkaran pemerintahan cukup mengesankan.

“Ini yang gak disadari oleh presiden Joko Widodo, bahwa apa yang dikritik oleh Rizal ramli, seharusnya menjadi pertimbangan, tapikan pemerintah terlihat kepedean, seolah semua baik-baik saja. Padahal, Rizal memiliki sejumlah track record positif saat menjabat sebagai menteri maupun Kepala Bulog, dan ini yang menjadi salah satu faktor penting yang akhirnya diterima oleh masyarakat Indonesia.

Menurutnya, Rizal ramli juga mampu menjadi magnet berita, sehingga kritikan yang disampaikan Rizal sering menjadi headline di media. “Banyaklah contohnya, impor pangan ugal-ugalan, soal utang negara, soal kartu Jokowi dan masih banyak lagi, meski memang banyak juga tokoh lain yang juga menjadi sorotan dalam Pilpres ini,” sambungnya.

Muda juga menjelaskan, bahwa ada enam jenis profesi di Indonesia, Buruh, nelayan, petani,guru honorer, tenaga medis dan aparatur sipil negara. Menurutya, keenam profesi ini terdampak dari kebijakan pemerintahan Jokowi.

“Baik impor pangan, dan kesejahteraan nelayan yang belum baik, kemudian gaji buruh yang tidak selaras dengan kenaikan bahan pokok, tenaga medis yang memiliki penghasilan yang tidak maksimal akibat dampak dari BPJS yang carut marut, serta ASN yang hanya mendapati kenaikan gaji 5 persen, dan ini semua dikupas habis oleh Rizal Ramli, di media dan sosmed. Sehingga pesan yang ditujukan kepada masyarakat tentang kondisi yang terjadi saat ini sampai,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed