oleh

Meski Dicokok KPK, Cs-nya Jokowi Ngotot Tak Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag

-News-122 views

indonesiakita.co – Ketum PPP nonaktif Romahurmuziy atau Romy mengaku dirinya sama sekali tak mengetahui masalah seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini ia ungkapkan kepada awak media di Gedung KPK, usai menjalani pemeriksaan.

“Saya punya kewenangan tidak? Itu saja pertanyaannya. Apakah Romy, Romahurmuziy, anggota Komisi Keuangan DPR, punya kewenangan untuk menentukan seseorang duduk atau tidak,” ujarnya, hari ini.

Namun, saat ditanya apakah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga terlibat dalam kasus jual beli jabatan, Romy enggan menjawabnya.
“Saya hanya menanyakan itu saja. Silakan jawab sendiri,” tutupnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, KPK menyita uang ratusan juta dari ruang kerja (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kemenag. Total uang yang disita KPK adalah Rp 180 Juta dan USD 30 Ribu.

Selain Rommy, KPK juga menetapkan dua tersangka lain. Mereka ialah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Rommy bersama dengan pihak Kementerian Agama RI diduga menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag, yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Saat OTT di Surabaya, Jawa Timur, KPK menyita uang sebesar Rp 156.758.000. Uang tersebut disita penyidik KPK dari sejumlah orang, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi Rp 17,7 juta, Amin Nuryadin selaku Asisten Romahurmuziy Rp 50 juta serta Rp 70,2 juta, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin Rp 18,85 juta. (Waw)

Komentar

News Feed