oleh

Ini Alasan Jaksa Berikan Dua Pasal untuk Stev Emmanuel Soal Kasus Kokain

indonesiakita.co – Pemain sinetron yang saat ini menjadi tersangka penyelundupan narkoba, Steve Emmanuel mengaku tidak terima dengan dakwaan jaksa. Hal ini ia ungkapkan setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Jaksa mendakwa Stev dengan dua pasal dalam kasus penyelundupan narkoba jenis kokain yang dilakukannya, yakni pasal 114 ayat (2) dan sub 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Kita mengajukan keberatan dan masalah detailnya saya serahkan ke penasehat hukum saya,”ujar Stev singkat.

Dimana memang, Jaksa mengatakan ada beberapa hal yang membuat Stev mendapatkan dua dakwaan. “Kokain termasuk narkotika golongan 1 seperti yang tercantum di dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Di dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I. Terdakwa juga dikenakan pasal 112,” ucap jaksa Renaldi dalam persidangan.

Semenrara itu, pengacara Steve Emmanuel, yakni Jaswin Damanik menilai, dakwaan terhadap kliennya tidak cermat dan tidak teliti. Karena itulah, pihaknya mengajukan keberatan. “Tidak cermatnya dalam hal tentang barang buktinya. Dan itu bukan barang bukti Stev Emmanuel, Itu bukan dia punya,” kata Jaswin.
 
Dalam surat dakwaan juga terungkap, polisi telah mengamati gerak-gerik Steve Emmanuel di Bandara Soekarno-Hatta. Namun, saat itu Steve berhasil lolos.

“Anggota Satuan Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan informasi Steve membawa obat-obatan dari Belanda. Anggota pun datang ke Bandara Soekarno Hatta dan membuntuti sampai melewati Tomang, Jakarta Barat kehilangan jejak karena taksi yang ditumpangi oleh Steve melaju dengan cepat,” ucap jaksa.

Steve Emmanuel kemudian ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kediamannya di Kondominium Kintamani, Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat malam 26 Desember 2018.
“Polisi mendapatkan informasi tempat tinggal terdakwa. Kemudian mendatangi tempat terdakwa. Di lobi, para saksi melihat Steve membuang botol berisikan sisa pemakaian kokain. Steve pun langsung ditangkap. Saat digeledah polisi menemukan satu botol kokain seberat 92.04 gram,” tutup Renaldi. (Fel)

Komentar

News Feed