oleh

Pembiayaan Lewat Fintech Berpotensi Tumbuh Pesat di Semarang

SEMARANG – Perkembangan pesat dunia fintech (teknologi keuangan) membuat akses permodalan bagi startup dan pelaku UMKM semakin terbuka luas. Kini tanpa harus mengagunkan aset, pemiliki usaha semakin mudah mengembangkan bisnisnya. Hal ini karena efisiensi layanan fintech dan diterima baik oleh masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Chief Information Officer Danamart Darda Adnan Pritama dalam acara “Modal kerja Era Digital” di Binus Semarang, belum lama ini yang dihadiri kalangan UMKM dan mahasiswa. Menurutnya perkembangan teknologi informasi membuat konsep bisnis mengalami perubahan. Saat ini menjalankan bisnis di era digital terbilang mudah walau harus tetap memahami konsep berbisnis yang baik. Pelaku bisnis mendapatkan modal kerja hanya dengan menjaminkan invoice financing dan purchase order financing. Dengan dua layanan ini, peminjam mendapatkan benefit kelancaran operasional dan pengembangan usaha. Tidak perlu lagi menunggu pencairan invoice dari klien agar modal usaha dapat berputar kembali.

Ia berharap agar dengan adanya kegiatan ini akan semakin banyak generasi muda di Semarang menjalankan startup bisnis guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena sebagai kota besar di Jawa, potensi pertumbuhan ekonomi digital di Semarang amat potensial.
“Kegiatan hasil kerjasama BINUS dan Danamart di Semarang ini menstimulus minat anak-anak muda untuk memanfaatkan peluang bisnis di era startup. Jangan takut lagi dengan modal dan pusing setelah mendapatkan order karena tidak memiliki modal kerja. Karena salah satu tujuan fintech seperti Danamart adalah memudahkan akses pembiayaan UMKM agar bisnisnya terus berkembang dan memiliki dampak bagi lingkungan setempat,” tutupnya. (*)

Komentar

News Feed