oleh

Rencana Pemerintah Bangun Kampus di Lahan KEK Mirip Ide Rizal Ramli

indonesiakita.co – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan membangun beberapa kampus di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Serpong , Tangerang. Adapun nantinya, lahan yang disiapkan sebanyak 10 hektare untuk tiga kampus.

“Ya, di Serpong, kelihatannya untuk kampus, jadi memang ada sekitar 10 hektare. Kan bisa nanti di dalamnya dua sampai tiga kampus dibangun,” ujarnya, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Darmin menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah berupaya menyelesaikan permasalahan administrasi agar kampus berbasis KEK tersebut bisa segera terwujud. “Kita cek kelengkapan administrasi, kalau enggak lengkap ya repot dong,” sambungnya.

Sementara itu pemerintah menurutnya telah menargetkan, pembangunan kampus di Serpong akan selesai tahun ini. Minimal selesai pada semester I nanti, sabar.. kita coba dulu ya,” tutupnya.

Namun tampaknya, apa yang disebut-sebut oleh Darmin yak jauh berbeda dengan apa yang pernah disampaikan oleh ekonom senior Rizal Ramli. Bahkan menurut mantan Menko Maritim ini menyebut cara Jokowi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia jauh dari harapan, terutama terkait tiga kartu sakti yang disodorkan Jokowi, salah satunya adalah KIP kuliah.

Rizal menyebut ada cara lain yang dianggap lebih efektif untuk mendorong sektor pendidikan menjadi lebih baik, salah satunya dibuatkan UU tanah untuk universitas. Tanah tersebut diberikan untuk perguruan tinggi. “Jadi daripada cara recehan banget, bikin UU pemberian tanah untuk universitas,” sebut Rizal, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sosok yang akrab disapa RR ini juga menyarankan agar pajak untuk pendapatan universitas dibebaskan. Tujuannya untuk membuat keuangan perguruan tinggi tidak terbebani. Uang itu ujung-ujungnya bisa digunakan untuk biaya riset hingga beasiswa untuk mahasiswa.”Kedua, pendapatannya bebas pajak sehingga universitas keuangannya makin lama makin bagus, bisa biayai riset sendiri, beasiswa mahasiswa, sudahlah, masih aja ngotot, masa gak ada cara lain untuk membangun Indonesia lebih baik?,” tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kalayang, di Pulau Belitung, Bangka Belitung. KEK tersebut diharapkan mempercepat pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing ekonomi melalui peningkatan investasi.

Ia menambahkan, bahwa pemerintah menargetkan KEK Tanjung Kelayang bisa menyerap investasi hingga Rp 9 triliun. “Diharapkan di KEK lain berikutnya juga akan masuk investasi,” ucapnya, singkat. (Fel)

Komentar

News Feed