oleh

DPR Semprot KPU Soal WNA Masuk Daftar DPT

indonesiakita.co – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN Yandri Susanto mengkritisi masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang saat ini masih terus berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini ia ungkapkan saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) , Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini penting dengan waktu tersisa dengan instrumen bekerja bisa konfirmasi ulang atas dugaan BPN Prabowo-Sandi tersebut,” tegasnya, di Gedung DPR, kemarin.

Menurutnya, masalah Warga Negara Asing (WNA) yang juga masuk dalam DPT perlu diketahui oleh masyarakat. “Penting, masyarakay juga perlu tahu soal ini,” tutupnya singkat.

Kritikan yang sama juga disampaikan oleh anggota Komisi II lainnya, Firman Soebagyo yang menyebutkan bahwa pembuatan e-KTP untuk WNA dihentikan sementara hingga pemilu selesai. “Saya mendukung proses e-KTP bagi WNA dihentikan hingga pemilu. Ke depan saya usul KTP asing agar berbeda warna dari KTP WNI,” tegasnya singkat.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti masalah itu. Termasuk soal temuan yang diungkap oleh BPN Prabowo-Sandi.

“Sudah kita tindaklanjuti. Pokoknya setiap ditemukan lagi, langsung kita perintahkan untuk dihapus. Karena memang dia tidak berhak untuk menggunakan hak pilihnya di pemilu kita,” jelas Arief. (Fel)

Komentar

News Feed