oleh

Ini Alasan Prabowo Mengapa Tak Percaya Lembaga Survei

indonesiakita.co – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku tidak percaya pada hasil survei elektabilitas terkait pilpres yang dirilis sejumlah lembaga survei. Menurutnya, hasil survei tak sesuai dengan antusias masyarakat yang mendukungnya di berbagai daerah di Indonesia.

Atas dasar itulah, ia mengaku siap mengemban tugas sebagai presiden dengan baik, apabila terpilih pada Pemilu 2019. “Insya Allah, 17 April kita akan menerima mandat tersebut. Memang survei-survei selalu taruh kita paling bawah. Saya tidak percaya survei-survei itu, karena survei-survei itu dibayar,” kata Prabowo di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, kemarin.

Ia juga mempertanyakan objektivitas lembaga survei yang ada saat ini. “Anda tahu survei-survei itu, respondennya hanya 2.000 orang, yang ditanya hanya 2.000 orang, sementara yang di gedung ini saja jumlahnya sudah 7.000 orang,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengatakan, bahwa ia memiliki tim survei inter pada Koalisi Indonesia Adil Makmur. “Kita diem-diem punya survei juga, tapi kita belum umumkan, belum mau. Kenapa belum mau umumkan? Jangan sampai kita lengah,” tambahnya.

Adapun menurutnya, hasil survei internal itu lebih valid daripada hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga. Hal itu seperti tampak di Pilkada DKI Jakarta 2017. Saat itu, lembaga survei memprediksi calon gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menang dan rivalnya, Anies Baswedan, tersingkir pada putaran pertama. Namun, hasil final Pilkada DKI kondisinya berbalik.

Hal serupa juga terjadi di Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah. Saat itu, paslon Sudrajat-Saikhu dan Sudirman Said-Ida Fauziyah, dua paslon yang tak diunggulkan oleh hasil survei justru mendapatkan perolehan suara yang signifikan.

“Saudara-saudara tahu bagaimana rakyat bisa memenangkan DKI Jakarta. Jika saudara ingin perubahan, ingin berdikari, ingin Indonesia adil dan makmur, ingin kekayaan bangsa dinikmati seluruh rakyat, karena itu kita tidak boleh lengah. Jangan kita kumpul-kumpul dan teriak-teriak di sini, tapi kita harus ke TPS kita harus jaga TPS,” pungkasnya. (Fel)

Komentar

News Feed