oleh

Polisi Pastikan Vokalis Zivilia Masuk Jaringan Narkoba

indonesiakita.co – Polisi memastikan bahwa Vokalis grup band Zivilia Zulkifli  (38) masuk dalam jaringan narkotika. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Zul ditangkap bersama 8 orang pengedar narkotika di 4 lokasi terpisah di kawasan Kelapa Gading dan Palembang, Sumatera Selatan.

Adapun dari penangkapan ini polisi menyita total shabu seberat 50,6 kg dan 54 ribu butir ekstasi. “Zul tidak hanya menggunakan narkoba, namun ia juga ikut meracik, menimbang ekstasi ke plastik klip dan juga mengedarkan dengan mengantarkan barang yang sudah dikemas sesuai orderan,” ujar Argo Yuwono, hari ini.

Argo menambahkan, bahwa Zulkifli  masuk dalam bandar yang memasok narkoba ke pengecer kemudian pengecer kecil yang langsung ke pelanggan. Dan jarak tersangka jauh ke para pelanggan. Narkoba dan ekstasi bergambar kerang, Barcelona, Instagram hingga monyet tersebut diambil dari Sumatera, yang diduga dari luar negeri.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Dirresnarkoba Kombes Suwondo menambahkan, Zulkifli sudah lama menjadi pengedar narkoba sejak tahun 2017 hingga 2018 dan pengakuannya baru dua kali mengirimkan barang haram tersebut. “Zul terlibat jaringan yang cukup besar. Bandar di atas jaringan Zul ini memiliki 4 jaringan kelompok. Pengakuannya tidak ada kalangan artis yang memesan shabu kepadanya. Tapi kami masih terus dalami kasus ini,” tutupnya.

Sebagai informasi, penangkapan terhadap Zul berawal dari informasi yang  diterima Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Petugas mencokok pengedar MB alias Alfian alias Dimas (25), RSH (29) dan MRM (25)  di Hotel Harris kamar 1030 Jl. Boulevard Kelapa Gading Blok M Kelapa Gading Jakarta Utara, pada Kamis (28/2/2019).

Dari para tersangka ditemukan shabu 0,5 gram, 3 Handphone, 3 ATM dan uang tunai Rp 308.006.000. Kemudian dilakukan pengembangan dan meringkus Vokalis Band Zivilia saat pesta shabu bersama tiga rekannya di Apartemen Gading River View City Home Kawasan MOI Tower San Fransisco Lt. 12 unit 1208 Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, pada Jumat (1/3).

Dari 4 tersangka, Zulkifli, MH alias RIAN, 26, HR alias ANDU, 28 dan D, 26 (wanita) polisi menemukan 9,5 kg shabu, 24 ribu ekstasi 4 handphone, 2 ATM, timbangan elektrik, uang Rp 1,4 juta.

Dari penangkapan itu, polisi kembali melakukan pengembangan di Hotel Excelton kamar 815 Jl. Demanglebardaun Kel. Demang Lebardaun Ilir Barat I Palembang Sumatera Selatan.

Dilokasi petugas membekuk pengedar, IPW (25) dan mengamankan 25,643 kg shabu, ekastasi 5 butir, HP, ATM dan uang Rp 712.000. Tak jauh dari lokasi di Hotel Aston kamar 1101, Jl. Basuki Rahmat No. 189 Kel. Talangaman Kec. Kemuning Kota Palembang Sumatera.

Selatan juga menciduk, RR (25). Dari kamarnya disita 15,453 kg shabu, 25 ribu ekstasi, HP, ATM dan uang Rp 377.000. Diketahui, Zul sempat dikabarkan menghilang oleh istrinya Retno Paradinah. Padahal, ia seharusnya melakukan konser  musik KPU di Bone, pada Sabtu (2/3) lalu. (Fel)

Komentar

News Feed