oleh

Indosat PHK 677 Karyawan!

indonesiakita.co – PT Indosat Tbk mengumumkan rencana penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawan. Direktur dan Chief of Human Resource Irsyad Sahroni mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan para pekerja.


”Kami mengambil langkah yang fair sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, (15/2/2020).

Selain itu, Indonesat Tbk juga akan bekerjasama dengan mitra untuk memberi kesempatan bekerja bagi karyawan yang masih menginginkan pekerjaan. “Kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut,” tambahnya.

Adapun Indosat Ooredoo menurutnya, sedang melakukan perubahan organisasi yang dirancang untuk menjadikan bisnis. “Kami akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar,” jelasnya.

Indosat Tbk juga mengaku telah melakukan berbagai opsi, namun PHK merupakan salah satu cara untuk menjaga perusahaan tersebut tetap berdiri. “Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,”tutupnya.

Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama juga menyampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredo.

Pertama, memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan. Kedua, pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industri.

Adapun ketiga, rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis. (Fel)

Komentar

News Feed