oleh

Polisi Telusuri Resep Dokter di Kasus Lucinta Luna

-Showbiz-58 views

indonesiakita.co – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memastkan bahwa Lucinta Luna membeli obat psikotropika jenis Riklona dan Tramdol. Dua jenis obat tersebut didapat dari IF alias FLO seharga sekitar Rp500 ribu.

Pembelian tersebut diketahui tanpa adanya resep dokter. “Harganya Rp500 Ribuan,” ujarnya, hari ini di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2).

Yusri menambahkan, yang bersangkutan diketahui telah tiga kali menyerahkan obat Riklona kepada Lucinta. Alasan Lucinta membeli obat-obatan tersebut lantaran merasa depresi. “Bahwa dia merasa depresi minta bantuan ke IF untuk dapat obat,” ujarnya.

Kepada petugas, IF mengaku bahwa obat-obatan itu ia peroleh berdasarkan resep seorang dokter di salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun demikian jelas Yusri, pihaknya juga akan mendalami pengakuan IF.

IF sendiri ditangkap beserta sejumlah barang bukti yang diamankan petugas. “Dia (IF) mengakunya ini resep dokter, salah satu rumah sakit yang di Jakarta,” ucap Yusri.

Selain itu, Yusri menyebut obat psikotropika itu seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Menurutnya, Lucinta sendiri yang meminta resep dan obat tersebut dari dokter. “Jelas ada pelanggaran, padahal seharusnya diberikan bukan cuma-cuma, karena kan harus resep dokter. Ini termasuk obat keras,” ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Lucinta sebagai tersangka karena terbukti mengonsumsi obat-obatan psikotropika. Ia dijerat dengan pasal 62 Juncto 71 Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Psikotropika. Ia terancam hukuman penjara 4 tahun.

Lucinta saat ini juga telah ditahan sel wanita di Rutan Polda Metro Jaya untuk 20 hari ke depan. Keputusan penahanan Lucinta di sel wanita diputuskan setelah ada berkas dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tentang keputusan pergantian jenis kelamin, Desember 2019. (Waw)

Komentar

News Feed