oleh

Komnas HAM Sebut Argumentasi Eks Kombatan ISIS Bukan WNI Tidak Kuat

-News-349 views

indonesiakita.co – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengkritik sikap pemerintah terkait wacana pemulangan WNI Eks ISIS ke tanah air. Ia meminta, agar terlebih dahulu memeriksa status kewarganegaraan simpatisan ISIS tersebut.

Taufan juga mendesak, agat pemerintah perlu menjelaskan jika salah satu pertimbangannya karena menganggap para simpatisan ISIS sudah kehilangan status WNI. “Argumentasi bahwa mereka bukan WNI lagi itu tidak kuat,” ujarnya, di Jakarta, kemarin.

Selain itu juga menurutnya, ika tidak akan memulangkan, tetap harus ada langkah yang diambil pemerintah agar status mereka jelas atas tindakan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Jadi…berdasarkan Undang-undang Anti Terorisme yang baru, pasal 12 A itu tindak pidana. Jika ikut pelatihan atau malah menjadi pelatih atau instruktur dalam pasal 12B juga diancam hukuman maksimum 15 tahun,” ungkapnya.

Polemik rencana pemulangan WNI eks kombatan ISIS ini memang menjadi perdebatan sejumlah pihak. Belakangan, preiden Jokowi menegaskan, pemerintah akan melakukan verifikasi terlebih dahulu, baik dewasa maupun anak-anak.

Namun demikian, belum ada kepastian, apakah anak-anak juga bisa dipulangkan atau tidak. (Waw)

Komentar

News Feed