oleh

Ratusan Dinasti Politik Keluarga Kuasai Indonesia, Rizal Ramli: Menyedihkan, Demokrasi Kriminal Masih Ada!

-Politik-893 views

indonesiakita.co – Lembaga kajian politik, demokrasi dan kenegaraan, ‘Nagara Institute’ menyatakan, bahwa pihaknya mendapatkan, setidaknya ada 74 dinasti politik di Pilkada dan 174 dinasti politik di Pileg sampai saai ini masih eksis. Bahkan, ada 74 dinasti politik di ranah eksekutif itu tersebar di 25 Provinsi di Indonesia.

“Itu yang saya temukan. Dinasti politik yang dimaksud adalah dia bagian dari dinasti yang berkuasa sebelumnya (keluarga),” ujar Executive of Board Nagara Institute, Akbar Faizal, dalam forum bertema ‘Oligarki Partai dan Pengaruhnya di Sistem Pemerintahan’, di Jakarta.

Ia mejelaskan, bahwa 174 dinasti politik di ranah pemilihan legislatif juga terjadi pada pemilu 2019 lalu. “Jadi dari 575 anggota DPR RI sekarang, 174 di antaranya adalah pilihan keluarganya sendiri,”sebut mantan anggota DPR RI dari fraksi Nasdem tersebut.

Sementara itu, melihat kondisi saat ini menurutnya, telah terjadi sebuah kesalahan sistem regulasi dan sistem rekruitmen pemimpin yang terjadi di partai politik. “Dampaknya 447 Bupati dan Gubernur yang bermasalah secara hukum. Kenapa demikian? Karena dia hasil dari produk itu tadi (dinasti),” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, tokoh nasional Rizal Ramli mengaku kecewa. Ia menegaskan, bahwa demokrasi kriminal masih terjadi di Indonesia. “Menyedihkan ternyata inilah hasil Demokrasi Kriminal (uang) dan kultur Nepotisme (KKN),” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulisnya, hari ini.

Padahal menurutnya, agenda dari gerakan Reformasi yang digaungkan mahasiswa pada 1998 adalah soal KKN. “Yang ditentang oleh Gerakan Reformasi (1998) !! Sudah waktunya kita ubah menjadi demokrasi yg amanah dan bekerja untuk rakyat, bukan uang & nepotisme yg merusak bangsa,” tutup Rizal. (Fel)

Komentar

News Feed