oleh

Sopir Taksi Gantung Diri, Kini Pengemudi Ojol Bakar Diri, Fenomena Apa Ini?

indonesiakita.co – Petugas kepolisian masih mencari penyebab terjadinya aksi bakar diri yang dilakukan oleh MH, seorang pemuda di Jalan Mundari, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Selasa (12/2/2019) malam. Adapun peristiwa tersebut terjadi di rumah kontrakanya sendiri.

Sejumlah saksi menyebutkan, bahwa MH memiliki perilaku aneh dalam beberapa hari ini. Hal ini diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Andri Suharto, kepada awak media. “Ya, beberapa saksi yang kami tanya, MH memiliki perilaku yang cukup aneh, seperti memiliki masalah,” ujarnya, tadi malam.

Selain itu, jika ada yang bertanya kepadanya, MH malah jawab yang tidak sesuai dengan pertanyaan. “Jadi, kalau ditanya, jawabnya cuma sedang naik pesawat sambil merokok,” sambung Andri.

Peristiwa diketahui pertama kali olah warga sekitar pukul 20.30 WIB, namun warga menemukannya sudah dalam keadaan tak bernyawa dan berada di dalam kamar mandi. Diketahui, MH merupakan warga Lagoa, Koja, Jakarta Utara, dan memilii profesi sebagai pengemudi ojek online.

Sebelumnya, hal yang tak jauh berbeda juga dilakukan oleh Seorang sopir taksi bernama Zulfadhli yang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri karena terlilit utang pinjaman online yang tak sanggup dilunasinya.

Polisi menemukan mayat Zulfadhli dengan kondisi leher terjerat seutas tali di Jalan Mampang Prapatan, Tegal Parang, Jakarta Selatan, Senin, 11 Februari 2019. “Polisi sudah melalukan penyelidikan, hasil pemeriksaan tidak ada luka karena orang lain,” kata Kepala Kepolisian Sektor Mampang Prapatan Kompol Tri Harjadi kepada awak media.

Adapun penemuan mayat Zulfadhli bermula dari laporan warga. Saksi bernama
Nardi, 22 tahun, mendapati Zulfadhli dalam keadaan tak bernyawa pada Senin pukul 09.00 di dalam kamar kosnya. Selain itu, petugas juga menemukan sepucuk surat permintaan maaf Zulfadhli kepada keluarganya. (Fel)

Komentar

News Feed