oleh

Alissa Wahid ke Jokowi: Bahaya Bila TNI Merangsek ke Ruang Sipil, Alasan Ini Tidak Layak!

indonesiakita.co – Rencana pemerintah membuka wacana dengan memberikan peluang puluhan jabatan baru untuk menampung para perwira di lembaga sipil masih menuai reaksi banyak pihak. Bahkan, langkah tersebut nilinai dapat memicu kembali terjadinya dwifungsi militer era Orde Baru serta anggaran negara yang keluar sia-sia untuk gaji perwira tinggi yang tak memegang jabatan tersebut.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR, Mohamad Arwani Thomafi, menyebut persoalan kelebihan perwira harus diselesaikan di dalam internal TNI. Menurutnya kondisi ini tak bisa menjadi alasan pembenar agar militer berbondong-bondong keluar barak dan kembali bekerja di ranah sipil.

“Ada jabatan yang terbatas, itu kami pahami, tapi tidak perlu revisi undang-undang untuk memperbolehkan TNI duduk di jabatan sipil. Langkah seperti itu akan jadi perdebatan di masyarakat dan TNIakan mundur ke belakang,” ujar Arwani, Rabu (6/2/2018), dilansir BBC Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo mengenai rencana penempatan perwira TNI di kementerian dan lembaga.
Menurut Luhut, Jokowi setuju agar rencana itu dikaji dan dicarikan payung hukumnya.
Hal itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara dalam acara silaturahim purnawirawan TNI-Polri dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/2/2019).

“PerwiraTNI banyak yang menganggur. Ada lebih dari 500 perwira menengah kolonel yang nganggur. Saya bilang, Pak (Jokowi) ini bisa masuk,” ujar Luhut.

Namun, di sisi lain, anak dari mantan presiden Almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menilai, tidak pas jika TNI masih ke ranah sipil. “Walah. Era reformasi ditandai dengan TNI kembali ke habitat asli, krn zaman Orba terbukti bahaya bila TNI merangsek ke ruang sipil. Alasan ini tidak layak. Pasti ada strategi lain untuk meresponnya, pak @jokowi, tulisnya, pada akun Twitternya @AlissaWahid, kemarin. (Fel)

Komentar

News Feed